Home / Berita Terkini / Unpar Tembus “Klaster Mandiri” Kinerja Penelitian Perguruan Tinggi

Unpar Tembus “Klaster Mandiri” Kinerja Penelitian Perguruan Tinggi

Universitas Katolik Parahyangan (Unpar) menjadi salah satu dari 21 perguruan tinggi yang berhasil meningkatkan status klasternya menjadi klaster mandiri pada 2019. Hal ini diungkapkan dalam rilis yang disampaikan oleh Deputi Bidang Penguatan Riset dan Pengembangan, Kementerian Riset dan Teknologi / Badan Riset dan Inovasi Nasional (Ristek/BRIN).

Peningkatan status klaster tersebut merupakan hasil dari penilaian kinerja penelitian perguruan tinggi tahun 2016-2018. Penilaian ini didasari oleh data yang dikumpulkan masing-masing perguruan tinggi melalui Sistem Informasi Manajemen Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (Simlitabmas). Adapun komponen yang dievaluasi dalam penilaian tersebut meliputi sumber daya penelitian (30%), manajemen penelitian (15%), luaran (50%), dan revenue gathering (5%).

Melalui evaluasi tersebut, Ristek/BRIN meluncurkan hasil penilaian berdasarkan data yang dihimpun dan diverifikasi selama tiga tahun dari 1977 perguruan tinggi seluruh Indonesia. Sebanyak 47 perguruan tinggi, termasuk Unpar, masuk ke dalam kelompok Mandiri, disusul 146 perguruan tinggi kelompok Utama, 479 perguruan tinggi kelompok Madya, dan lainnya kelompok Binaan.

Dikutip dari rilis tersebut, Menteri Ristek Bambang Brodjonegoro menjelaskan bahwa penilaian kinerja penelitian perguruan tinggi berdampak kepada kuota anggaran penelitian, pengelolaan dana desentralisasi sesuai dengan rencana induk penelitian masing-masing perguruan tinggi, peta kebutuhan program penguatan kapasitas per klaster, dan mekanisme pengelolaan penelitian. “Mengingat peran strategis penilaian kinerja penelitian perguruan tinggi, semua perguruan tinggi berkewajiban menyampaikan data kinerja penelitiannya untuk penilaian pada periode berikutnya.” ungkapnya.

Dengan peningkatan klaster tersebut, diharapkan Unpar mampu meningkatkan kualitas, kuantitas, serta cakupan penelitian dan pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh anggota komunitas akademiknya. Hal ini tentu membawa Unpar selangkah lebih maju dalam mewujudkan universitas berbasis riset tingkat dunia. (DAN)