UNPAR Teken PKS dengan 7 Universitas, Jalin Kerja Sama Proyek Erasmus+ EcoGREEN

UNPAR.AC.ID, Bandung – Universitas Katolik Parahyangan (UNPAR) sebagai koordinator utama hibah program Konsorsium Uni Eropa Erasmus+ menandatangani PKS (Perjanjian Kerja Sama) bersama dengan Universitas Surabaya, Universitas Katolik Soegijapranata, Universitas Wahid Hasyim, Universitas Katolik Atma Jaya, Universitas Trisakti, Hasselt University, dan Wageningen University & Research berkaitan dengan proyek EcoGREEN. Pararel, ditandatangani pula Memorandum of Understanding (MoU) bersama dengan Universitas Wahid Hasyim.

Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama dilakukan oleh Rektor UNPAR Mangadar Situmorang, Ph.D. dengan Dr. Ferdinandus Hindiarto, S.Psi., M.Si. selaku Rektor Universitas Katolik Soegijapranata; Prof. Dr. KH. Mudzakir Ali, MA. selaku Rektor Universitas Wahid Hasyim; Dr. Hazrul Iswadi selaku perwakilan Universitas Surabaya; Daru Seto Bagus Anugrah, S.Si., M.Eng, selaku Wakil Rektor Universitas Katolik Atma Jaya; Prof. Dr. Ir. Kadarsah Suryadi, DEA. selaku Rektor Universitas Trisakti; Charlotte Adriaensens selaku perwakilan Hasselt University; dan Dr. Renate Wesselink selaku Associate Professor Wageningen University & Research di Auditorium Pusat Pembelajaran Arntz-Geise (PPAG) UNPAR, Kamis (4/5/2023).

Dalam keikutsertaannya dengan Erasmus+ yang terjalin sejak 2017 silam, kali ini merupakan kali kedua UNPAR menjadi koordinator konsorsium dan keempat kalinya dalam Capacity Building Higher Education (CBHE) Grant yang berfokus pada kerja sama dalam transformasi pendidikan tinggi.

Rektor UNPAR Mangadar Situmorang, Ph.D. menuturkan, kolaborasi yang dilakukan ini akan sangat berarti ketika menghasilkan suatu dampak.

“Ketika kita berbicara mengenai output, out come, namun pada akhirnya, apa dampaknya dalam kolaborasi ini,” tutur Rektor.

Rektor berharap, kolaborasi yang dilakukan bersama dengan berbagai pihak tersebut dapat berjalan dengan lancar dengan dampak yang baik.

“Dapat membawa kita kepuasan, kegembiraan, dan hal yang berarti bagi pada universitas kita dan masyarakat. Saya berharap kolaborasi antar berbagai pihak dan interdisiplin ini dapat meeranjadi sebuah misi bersama kita. Saya berharap yang terbaik,” ucapnya.

Sekadar informasi, CBHE ECoGREEN sendiri difokuskan pada kerja sama untuk mendukung transformasi dalam pendidikan tinggi. Hal ini juga merupakan bentuk respons persetujuan Uni Eropa atas project ECoGREEN. Lebih lanjut, project ini didanai oleh Uni Eropa selama 3 tahun terhitung sejak 1 Maret 2023. Project ini sendiri merupakan project Erasmus+ CBHE keempat. Tidak hanya itu, project ini merupakan project kali kedua di mana UNPAR menjadi koordinator. Pasalnya, hanya 3 project Erasmus+ CBHE yang menjadikan universitas di Indonesia sebagai koordinator. (RBF-Humkoler UNPAR)

Berita Terkini

UNPAR Gelar Pelepasan Bagi 12 Tenaga Kependidikan Purnabakti

UNPAR Gelar Pelepasan Bagi 12 Tenaga Kependidikan Purnabakti

UNPAR.AC.ID, Bandung – Universitas Katolik Parahyangan (UNPAR) mengadakan acara pelepasan bagi 12 tenaga kependidikan (tendik) purnabakti, pada Rabu (15/5/2024) di Operation Room Gedung Rektorat. Pelepasan purnabakti tersebut diadakan UNPAR sebagai bentuk penghargaan...

Kontak Media

Humas UNPAR

Kantor Sekretariat Rektorat (KSR), Universitas Katolik Parahyangan

Jln. Ciumbuleuit No. 94 Bandung 40141 Jawa Barat

May 4, 2023

X