Home / Berita Terkini / Unpar Menjadi Tuan Rumah ToT SCORE Service 2019

Unpar Menjadi Tuan Rumah ToT SCORE Service 2019

Sejak 2016, Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Katolik Parahyangan (FE Unpar) telah menjadi mitra organisasi Business & Export Development Organization (BEDO) serta International Labor Organization (ILO) dalam penyelenggaraan Program Sustaining Competitive and Responsible Enterprises atau SCORE.

Program ini merupakan langkah meningkatkan efektivitas manajerial dan produktivitas usaha, khususnya Usaha dan Industri Kecil dan Menengah (UKM/IKM). Pelaksanaan SCORE oleh akademisi Manajemen Unpar telah terbukti mampu meningkatkan efisiensi serta profit bagi mitra usaha binaan.

Sebagai salah satu bagian dari peningkatan kualitas trainer SCORE di Indonesia, BEDO, ILO, dan Unpar mengadakan Kegiatan Training on Trainer (ToT) SCORE Service and Refresher. Kegiatan yang diadakan di Aula Pascasarjana Unpar ini diikuti oleh kurang lebih 50 orang peserta, termasuk juga trainer SCORE dari Prodi Manajemen Unpar. Acara dibuka oleh Rektor Unpar Mangadar Situmorang Ph.D. dan dihadiri oleh Direktur International Labour Organization Indonesia Michiko Miyamoto, National Project Manager SCORE Januar Rustandie, perwakilan Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia, dan perwakilan FE Unpar.

Menyoal pelayanan dan jasa

Ditemui di sela-sela kegiatan pada Senin (18/2/2019), Panitia Pelaksana ToT Annisaa Novieningtyas menjelaskan tujuan diadakannya ToT SCORE. “Kita menyediakan wadah untuk para trainer SCORE untuk mempelajari materi baru tentang service dan jasa,” jelasnya. Selain itu, para trainer juga akan mendapat pembaharuan materi yang telah mereka kuasai sebelumnya.

Kegiatan ToT Score berlangsung hingga 21 Februari 2018. Empat hari pelatihan akan diisi dengan paparan dan diskusi dengan pakar yang khususnya memiliki pengalaman di bidang layanan dan jasa. “Akan ada pengayaan materi dan games-games yang nantinya dapat diterapkan juga saat mereka berada di lapangan,” kata Annisaa.

Sebanyak 50 peserta dibagi menjadi enam kelompok, masing-masing memiliki fokus pada bidang yang para peserta kuasai, mulai dari pendidikan, industri, hingga kuliner. Menariknya, para trainer yang menjadi peserta dalam ToT berasal dari beragam latar belakang lembaga. “Kalau yang dari universitas hanya Unpar,” ungkap dosen manajemen Unpar ini.

Tantangan bagi usaha service saat ini menjadi peluang bagi SCORE untuk meningkatkan produktivitas usaha-usaha tersebut. Annisaa sendiri berharap, “Mudah-mudahan dengan materi baru ini kita bisa mendampingi dan  memfasilitasi orang yang memiliki usaha di bidang service.” Pada akhirnya, ToT Score diharapkan menjadi wadah untuk trainer score belajar hal-hal baru sekaligus menyegarkan ilmu yang telah dimiliki.