UNPAR Kukuhkan 2.455 Mahasiswa Baru, Semangat Revolusi Mental jadi Acuan

Rektor Universitas Katolik Parahyangan (UNPAR) Mangadar Situmorang, Ph.D. mengukuhkan 2.455 mahasiswa baru UNPAR jenjang D-3, S-1, S-2, S-3, dan Program Profesi Insinyur Tahun Akademik 2021/2022 secara virtual, Senin (8/9/2021). Secara simbolis, penerimaan dilakukan dengan menyerahkan jaket almamater oleh para dekan kepada 7 perwakilan mahasiswa dari Fakultas Ekonomi, Fakultas Hukum, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Fakultas Teknik, Fakultas Filsafat, Fakultas Teknologi Industri, dan Fakultas Teknologi Informasi dan Sains, di Gedung Pusat Pembelajaran Arntz-Geise (PPAG) UNPAR.

Upacara penerimaan mahasiswa baru dan pembukaan Tahun Akademik 2021/2022 diikuti oleh Senat UNPAR, para pimpinan unit kerja, pimpinan organisasi kemahasiswaan, serta perwakilan dari mahasiswa baru dari tiap fakultas.  Adapun peserta lainnya menyaksikan secara daring melalui aplikasi konferensi video Zoom. 

Mengusung semangat “Mahasiswa Baru UNPAR Menuju Revolusi Mental”, UNPAR menyambut mahasiswa baru melalui kegiatan Inisiasi dan Adaptasi (SIAP) UNPAR 2021. Mendorong terbangunnya ceruk-ceruk perubahan revolusi mental di Perguruan Tinggi, SIAP UNPAR memberikan orientasi Spiritualitas dan Nilai-nilai Dasar UNPAR (SINDU) kepada mahasiswa baru yang diadakan secara daring pada 8 hingga 10 September 2021 mendatang.

UNPAR secara berkala telah mengadakan kegiatan SIAP bagi mahasiswa baru sebagai salah satu bentuk pembekalan dan kepedulian terhadap generasi muda, berikut persoalan dan tantangannya. Sama seperti tahun sebelumnya, SIAP UNPAR 2021 tampil secara adaptif di tengah kondisi pandemi Covid-19 melalui ruang digital tanpa mengurangi esensi revolusi mental. Ini merupakan kali kedua SIAP diadakan secara daring. 

Dalam kegiatan SIAP UNPAR 2021, SINDU yang dihidupi oleh seluruh warga komunitas akademik UNPAR diperkenalkan kepada mahasiswa baru. Program pengenalan ini merupakan tahap awal dari proses internalisasi nilai-nilai luhur yang berkesinambungan selama proses pembelajaran di UNPAR.

Dalam sambutannya, Rektor menuturkan bahwa tema yang diusung pada SIAP tahun ini yaitu revolusi mental yang didasari dari perubahan mendasar.

“Perubahan mendasar dari cara kita berpikir, bersikap, dan bertindak kearah yang lebih baik, yang tidak saja digital, tetapi juga humanis. Ini yang menjadi karakter spiritualitas dan nilai dasar UNPAR, humanisme, kebenaran, dan kebhinekaan. Kita bina semua ini dalam semangat kita belajar bersama di UNPAR.” tutur Rektor. 

Sementara itu, melalui laporan yang disampaikan oleh Tri Basuki Joewono, Ph.D selaku Wakil Rektor Bidang Akademik UNPAR pada tahun ini, total peminat  di tahun ajaran baru ini sejumlah  11.449 orang yang berasal dari berbagai jalur seperti Penelusuran Minat dan  Kemampuan (PMDK), Ujian Saringan Masuk (USM), Jalur Mitra Sekolah, serta seleksi Ujian Tulis Berstandar Komputer (UTBK) yang  berasal dari berbagai wilayah di Indonesia, di antaranya Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Jakarta, Banten, Bali, Sumatera, Nias, Kalimantan, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Riau, Papua, dan Sulawesi. Selain itu, UNPAR juga menerima mahasiswa asing pada tahun ini yang berasal dari Timor Leste dan Mesir. (Ira Veratika SN-Humkoler UNPAR)