UNPAR dan University of Namibia Teken MoU, Perkuat Sinergi Pendidikan Lintas Negara

UNPAR.AC.ID, Bandung – Universitas Katolik Parahyangan (UNPAR) menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) bersama University of Namibia (UNAM), Rabu (10/11/2021). Penandatanganan nota kesepahaman dan kerja sama yang dilakukan secara daring itu menyepakati adanya kolaborasi internasional demi kepentingan bersama dalam kegiatan pendidikan dan penelitian.

Penandatangan dilakukan oleh Rektor UNPAR Mangadar Situmorang, Ph.D. dan Vice Chancellor UNAM Prof. Kenneth Matengu. Sebagai informasi, kolaborasi UNPAR-UNAM lebih dulu dijembatani oleh Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Windhoek.

KBRI Windhoek pada 4 Agustus 2021 lalu, menjembatani peluang kerja sama antara institusi pendidikan kedua negara, Indonesia-Namibia. KBRI Windhoek pun menginisiasi pertemuan virtual antara Kantor Internasional dan Kerja Sama (KIK) UNPAR dengan UNAM. 

Penandatanganan MoU pun disaksikan kedua belah pihak dan jajaran KBRI Windhoek. Dari UNPAR turut hadir Wakil Rektor Bidang Akademik Tri Basuki Joewono, Ph.D; Kepala KIK UNPAR Sylvia Yazid, Ph.D; dan Kepala Program Studi Hubungan Internasional UNPAR Sukawarsini Djelantik, Dra., M.I.S., Ph.D. 

Ruang lingkup MoU di antaranya mengatur perihal bidang pelatihan singkat, pertukaran staf pengajar dan mahasiswa, serta pemberian beasiswa melalui jalur Kemitraan Negara Berkembang (KNB). Serta kolaborasi dari aspek pengajaran, student mobility, magang, dan riset.

Sebelumnya, Kepala Fungsi Penerangan, Sosial, dan Budaya KBRI Windhoek Ari Hadiman menuturkan, KBRI selaku perwakilan dari pemerintah Indonesia, lanjut dia, mempunyai kewajiban untuk melihat aspirasi dari pemangku kepentingan termasuk universitas. KBRI bertugas untuk mengidentifikasi dan memfasilitasi antara pemangku kepentingan Indonesia dengan rekan-rekan luar negeri.

“Ekspektasi hasil setelah pertemuan ini adalah kedua universitas mengetahui satu sama lain, memperluas jaringan akademik atau personal antar universitas, dan mengidentifikasi potensi seperti pertukaran staf akademik, penelitian atau jurnal, dan mengorganisir atau mengikuti bersama seminar atau workshop internasional,” ucapnya.

Melansir laman KBRI Windhoek, Kamis (11/11/2021), UNAM merupakan universitas negeri terbesar di Namibia yang didirikan pada tahun 1992. Saat ini UNAM memiliki 8 fakultas dan 12 kampus di Namibia, dengan jumlah mahasiswa lebih dari 30 ribu orang dan staf universitas yang berjumlah sekitar 2.200 orang. UNAM telah menjalin kerja sama internasional dan kemitraan untuk berkolaborasi dengan universitas asing serta kerja sama dengan pihak pemerintah maupun swasta. (Ira Veratika SN-Humkoler UNPAR)

Berita Terkini

UNPAR dan Bank BJB Bersinergi Dorong Pertumbuhan UMKM melalui BJBPreneur

UNPAR dan Bank BJB Bersinergi Dorong Pertumbuhan UMKM melalui BJBPreneur

UNPAR.AC.ID, Bandung – Pada Selasa (20/02/2024), Ruang Multifungsi PPAG Universitas Katolik Parahyangan (UNPAR) menjadi arena yang ramai oleh kehadiran para pemangku kepentingan dari berbagai sektor dalam acara “BJBPreneur: Future for Sustainability on Campus”. Acara...

UNPAR Raih 3 Gold Winner Anugerah LLDIKTI IV Tahun 2024

UNPAR Raih 3 Gold Winner Anugerah LLDIKTI IV Tahun 2024

UNPAR.AC.ID, Bandung – Universitas Katolik Parahyangan meraih tiga Gold Winner Anugerah Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah IV Tahun 2024, yang bertempat di The Grand Krakatau Ballroom pada Senin (19/2/2024) malam. Dalam malam penganugerahan tersebut,...

Kontak Media

Divisi Humas & Protokoler

Kantor Pemasaran dan Admisi, Universitas Katolik Parahyangan

Jln. Ciumbuleuit No. 94 Bandung 40141 Jawa Barat

Nov 11, 2021

X