Home / Berita Terkini / Unpar Adakan Sosialisasi Penyamaan Persepsi SPMI Bersama PTS Binaan Wilayah LLDIKTI IV

Unpar Adakan Sosialisasi Penyamaan Persepsi SPMI Bersama PTS Binaan Wilayah LLDIKTI IV

Universitas Katolik Parahyangan (Unpar) mengadakan pertemuan awal terkait penyamaan persepsi Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) dengan sejumlah Perguruan Tinggi Swasta (PTS) binaan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) wilayah IV di gedung Rektorat Unpar, pada Sabtu (30/3/2019).

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian penugasan yang diberikan LLDIKTI kepada Unpar sebagai perguruan tinggi yang sudah terakreditasi A untuk mendampingi PTS lain. Kegiatan ini juga sebagai bentuk pertanggungjawaban Unpar atas penghargaaan sebagai implementor SPMI pada tahun 2018 serta wujud penguatan kepemimpinan publik Unpar.

Pertemuan tersebut dibuka oleh Rektor Unpar Mangadar Situmorang Ph.D., dilanjutkan dengan pengarahan oleh Kepala LLDIKTI Wilayah IV. Acara dihadiri oleh 18 Perguruan Tinggi Swasta dari sejumlah wilayah seperti Bogor, Cirebon, Sumedang, Karawang, dan Bandung.

Adapun materi pembahasan berkaitan dengan Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi yang dibawakan oleh sejumlah dosen Unpar yaitu Prof. Johannes Gunawan, S.H., LL.M (Sistem Penjaminan Mutu); Prof. Dr. Bernadette Mulyati Waluyo, S.H. M.H., CN. (Sistem Penjaminan Mutu Internal); Elly Erawati, S.H., LL.M, Ph.D. (Audit Mutu Internal); dan Prof. Bambang Suryoatmono, Ph.D. (Sistem Penjaminan Mutu Eksternal).

“Acara kemarin adalah sosialisasi manajemen mutu perguruan tinggi yang diamanatkan oleh Permenristekdikti Nomor 22 Tahun 2012,” ujar Dr. Orpha Jane Wakil Rektor Bidang Organisasi dan Sumber Daya Unpar.

“Sebelum lebih lanjut mendampingi para PTS tersebut maka penting untuk melakukan penyamaan persepsi supaya nanti bisa senada dan secara spesifik pendampingannya berhasil guna,” tambahnya.

Tujuan diadakannya pertemuan awal ini yakni untuk mengetahui lebih lanjut kebutuhan untuk pendampingan yang harus dilakukan oleh Unpar pada 18 PTS yang hadir dalam pertemuan tersebut.

Selain itu, pertemuan awal ini merupakan inisiasi dari program Leadership Academy; salah satu program di bawah sebuah unit bisnis yang akan menyelenggarakan kegiatan-kegiatan yang berorientasi untuk mendapatkan alternatif pendapatan bagi universitas.

“Leadership Academy bisa dikatakan semacam sekolah bagi calon pimpinan yang terfokus untuk menyelenggarakan kegiatan-kegiatan pembelajaran bagi pimpinan dan calon pimpinan masa depan dengan terfokus pada pembelajaran mengenai Sistem Penjaminan Mutu Internal dan Eksternal, termasuk aspek pengembangan kompetensi kepemimpinan dan manajerial,” jelas Jane.

Melalui kegiatan ini, diharapkan budaya mutu di lingkungan Unpar bukan lagi sekadar jargon akan tetapi menjadi gaya hidup organisasi Unpar, terutama disadari dan dihidupi oleh seluruh pejabat struktural. Untuk itu, Rektorat Unpar akan mengadakan Leadership Academy berkaitan dengan topik SPMI bagi seluruh pejabat struktural Unpar pada bulan Mei yang akan datang.