Universitas Pahlawan Benchmarking ke UNPAR, Gali Implementasi SPMI

UNPAR.AC.ID, Bandung – Lembaga Penjaminan Mutu Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai (UP) melakukan benchmarking penjaminan mutu ke Lembaga Penjaminan Mutu Universitas Katolik Parahyangan (LPM UNPAR), Rabu (5/6/2023) lalu. Melalui pertemuan yang berlangsung secara daring tersebut UP menggali lebih jauh bagaimana penjaminan mutu yang berjalan di UNPAR.

Melalui diskusi santai, sejumlah hal ditanyakan LPM UP ke LPM UNPAR. Mulai dari keterlaksanaan standar Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) baik secara akademik maupun non akademik hingga penerapan siklus Perencanaan, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian, dan Peningkatan (PPEPP).

Pertemuan tersebut dibuka Kepala LPM UNPAR Prof. Dr. J. Dharma Lesmono; dan hadir pula Kepala Divisi Pengembangan dan Peraturan LPM UNPAR Dr. R. Bambang Budi Prastowo, S.H., M.Hum.; Kepala Divisi Audit Mutu Internal LPM UNPAR Dr. Urip Santoso, Drs.,M.M.,S.E.,Ak.,CA.; dan Kepala Divisi Akreditasi dan Sertifikasi LPM UNPAR Dr. Carles Sitompul, S.T., M.T., M.I.M.

Usai membuka pertemuan, acara langsung dilanjutkan dengan diskusi bersama. Berbagai pertanyaan pun dilontarkan Kepala LPM UP Fadilaturrahmi, M.Pd. Dia menuturkan, LPM UP ingin mengetahui lebih jauh bagaimana praktik SPMI di UNPAR secara umum dan terutama ihwal akreditasi, lalu bagaimana siklus PPEPP berjalan di UNPAR, dan bagaimana monitoring evaluasi serta audit dilakukan untuk memenuhi setiap standar yang telah ditetapkan.

“Banyak hal yang ingin UP ketahui terkait praktik baik penjaminan mutu di UNPAR. Ini juga menjadi bentuk implementasi kerja sama dengan UNPAR dengan kami melakukan benchmarking. Agar ini menjadi masukan bagi kami untuk menjalankan SPMI di Universitas Pahlawan,” tuturnya.

Kepala LPM UNPAR Prof. Dharma menuturkan, LPM menjadi unit strategis pengelola sistem penjaminan mutu dengan menetapkan model SPMI yang dijalankan sehingga proses PPEPP bisa berjalan efektif. Prof. Dharma juga menyampaikan bagaimana Instrumen Suplemen Konversi (ISK) bagi Universitas dan Program Studi yang disiapkan dalam proses konversi menuju Unggul juga Baik Sekali.

“Selama tahun 2020, LPM UNPAR banyak menghabiskan waktu untuk melihat lagi SPMI yang telah ada dan secara berkala melakukan revisi atas SPMI yang telah dibuat sejak 2008. Penjaminan mutu pun melekat pada pejabat di tingkat fakultas atau jurusan,” ucapnya.

“SPMI UNPAR terdiri dari 4 bagian. Ada bagian A (pendidikan), B (penelitian), C (pengabdian kepada masyarakat), dan bagian D yaitu Standar Khas UNPAR. Kalau misalkan nanti ditanya apa yang melampauinya yang mana, yaitu yang bagian Khas UNPAR, karena melampaui secara kuantitatif. Tapi di bagian A,B, dan C kami juga ada beberapa standar yang melampaui Standar Nasional Pendidikan secara kualitatif,” lanjut Prof. Dharma.

Selama pertemuan, baik tim LPM UP maupun LPM UNPAR saling bertukar pikiran mengenai berbagai aspek strategi, kebijakan, dan SPMI demi menjaga keberlangsungan budaya mutu. Benchmarking ini juga membahas mengenai digitalisasi instrumen penjaminan mutu, pengumpulan data, hingga analisis kinerja akademik maupun nonakademik. (SYA-Humkoler UNPAR)

Berita Terkini

Mengendalikan A.I. di Era A.I.

Mengendalikan A.I. di Era A.I.

UNPAR.AC.ID, Bandung - Hampir semua orang di dunia sudah familiar dengan teknologi Artificial Intelligence (A.I.) pun menggunakannya. Artificial Intelligence atau Kecerdasan Artifisial adalah mesin (komputer) yang memiliki kemampuan untuk berpikir dan bertindak...

Prodi Studi Humanitas UNPAR Terakreditasi Baik BAN PT

Prodi Studi Humanitas UNPAR Terakreditasi Baik BAN PT

https://www.youtube.com/watch?v=tPoNEuVdlLc UNPAR.AC.ID, Bandung – Program Studi Studi Humanitas Universitas Katolik Parahyangan telah memenuhi peringkat akreditasi “Baik” dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) tertanggal 23 Januari 2024. Peringkat...

Kontak Media

Divisi Humas & Protokoler

Kantor Pemasaran dan Admisi, Universitas Katolik Parahyangan

Jln. Ciumbuleuit No. 94 Bandung 40141 Jawa Barat

Jul 7, 2023

X