Tukar Sampah Jadi e-Money, UNPAR Hadirkan Waste Station Rekosistem x Blu by BCA

UNPAR.AC.ID, Bandung – Universitas Katolik Parahyangan (UNPAR) melalui kolaborasi bersama Rekosistem dan Blu by BCA menghadirkan waste station yang berlokasi di halaman Gedung Rektorat UNPAR. Stasiun daur ulang tersebut menerima sampah anorganik meliputi plastik, kertas, kaca, e-waste dan metal serta minyak jelantah yang kemudian dapat ditukarkan menjadi AstraPay ataupun GoPay. 

Sebagaimana dikutip dari situs resmi rekosistem, Kamis (15/2/2024), waste station sendiri merupakan fasilitas untuk masyarakat menyetorkan sampah melalui aplikasi rekosistem. Sampah kemudian akan dipilah dan didistribusikan ke mitra pengelola sesuai dengan jenisnya. 

Lebih lanjut, penyetor juga akan imbalan berupa rekopoints berdasarkan berat sampah yang telah divalidasi, yakni Rp 800/kg untuk sampah dan Rp. 3000/kg untuk minyak jelantah. Rekopoints ini kemudian dapat ditukarkan menjadi uang elektronik, voucher belanja, atau disumbangkan kepada para pekerja pemilah sampah. 

Berikut ini merupakan tata cara menyetorkan sampah melalui aplikasi rekosistem:

  1. Pilah dan kemas sampah anorganik dan/atau minyak jelantah dalam wadah tertutup. Pastikan sampah bersih dan tidak tercecer.
  2. Buka aplikasi Rekosistem  dan pilih Reko Drop-In. Ikuti proses dan lengkapi data
  3. Tuliskan Waste-ID di tiap kemasan.
  4. Foto sampah-sampahmu.
  5. Setor sampahmu dalam Waste Station terdekat. 

Sebagaimana diketahui, UNPAR sebelumnya telah bekerja sama dengan Rekosistem dalam menangani sampah elektronik pada tahun 2022 silam. Wadah pengumpulan sampah elektronik yang dinamai Kubika Nawasena tersebut menjadikan UNPAR sebagai universitas pertama di Bandung yang berkolaborasi dengan Rekosistem dalam hal electronic waste campaign. (KTH-Humas UNPAR)

Berita Terkini

Kontak Media

Humas UNPAR

Kantor Sekretariat Rektorat (KSR), Universitas Katolik Parahyangan

Jln. Ciumbuleuit No. 94 Bandung 40141 Jawa Barat

Feb 15, 2024

X