Home / Berita Terkini / Tujuh Mahasiswa Unpar Hadiri Forum Internasional – HNMUN 2016

Tujuh Mahasiswa Unpar Hadiri Forum Internasional – HNMUN 2016

Pada 11-14 Februari 2016 lalu, mahasiswa Unpar kembali berpartisipasi dalam forum bergengsi tingkat internasional, The 62nd Session of Harvard National Model United Nations (HNMUN) di Boston, AS―HNMUN merupakan konferensi tertua dan terbesar yang bergerak selama enam dekade dan memiliki spirit diplomasi laiknya simulasi sidang PBB dengan pokok bahasan meliputi isu perdamaian dunia, kajian keamanan, kemajuan sosial ekonomi, hingga HAM.

Tahun ini merupakan kali kesebelas Unpar mengikuti HNMUN. Didampingi Elisabeth Adyiningtyas Satya Dewi, Ph.D (Nophie) sebagai penasihat fakultas untuk HNMUN 2016, nama Unpar diwakili oleh tujuh mahasiswa yaitu Alya Nurshabrina, Fransisca Mutiara Anissa, Marlyn Oktavia, Michael Putra, Michelle Ardelia Nathania, dan Robbinson.

“Dari sisi persidangan tidak ada perubahan signifikan dari tahun-tahun sebelumnya. Namun, khusus tahun ini, kami mencoba masuk ke sidang-sidang kecil─kami mendapat kesempatan untuk memasuki ruang konferensi ECOSOC di markas besar PBB, New York. Melalui sidang tersebut, teman-teman delegasi memiliki kesempatan besar untuk menyuarakan pendapat.” jelas Nophie.

Menurut Nophie, melalui HNMUN 2016, seluruh delegasi mengalami proses belajar khususnya dalam kemampuan berpikir, berpendapat, dan bernegosiasi dengan 3.000 peserta dari beragam universitas ternama di dunia.

“Menurut saya, mereka memiliki ide-ide yang begitu luar biasa, khususnya ide sosial pembangunan. Kali pertama, teman-teman delegasi berpartisipasi dalam proyek sosial yang diselenggarakan salah satu LSM yang bekerjasama dengan pihak HNMUN─adapun teman-teman delegasi Unpar mengusung proyek pembangunan perpustakaan dengan prinsip eco-friendly ‘Parahyangan Act for Greater Eco-education (PAGE)’ untuk sekolah-sekolah di sekitar Ciumbuleuit.” ujar Nophie yang menginginkan Unpar memiliki unit atau wadah MUN untuk memfasilitasi mahasiswa yang memiliki minat terhadap MUN.

Sebagai persiapan sebelum keberangkatan, delegasi Unpar berlatih satu hingga dua kali dalam seminggu. Memasuki bulan Januari 2016, setiap Senin hingga Jumat teman-teman delegasi rutin berlatih kemampuan Bahasa Inggris, konten, dan simulasi sidang di Laboratorium HI.

“Kami sebagai mahasiswa mendapatkan banyak pembelajaran serta pengalaman dalam HNMUN 2016. Tidak hanya belajar bagaimana menjadi suportif dan sportif saat lomba berlangsung melainkan juga membuka mata kami lebih jauh untuk menyadari seperti apa kurang lebihnya persaingan dalam kompetisi di tingkat internasional.” kesan Michelle Ardelia Nathania, salah satu delegasi Unpar untuk HNMUN 2016.