Tracer Study Petakan Kualitas Perguruan Tinggi

Menyusur rekam jejak alumni menjadi tanggung jawab bagi perguruan tinggi. Melalui data rekam jejak yang baik, universitas tidak hanya mendapat gambaran mengenai kualitas alumni yang dihasilkan, namun juga mendapat data akurat mengenai kualitas pembelajaran, baik lewat perkuliahan akademis maupun kegiatan ekstra-kurikuler. Oleh karenanya, pengelolaan tracer study, mulai dari pengumpulan data alumni hingga pengolahan datanya menjadi hal yang penting.

Di lingkungan Universitas Katolik Parahyangan (Unpar), Tracer Study di level universitas terhadap alumni telah dilaksanakan sejak tahun 2016. Program ini terlaksana atas kerja sama antara Biro Kemahasiswaan dan Alumni (BKA) dengan Pusat Pengembangan Karir (PPK) Unpar. Sebelumnya, Tracer Study dilakukan secara mandiri oleh program studi yang ada di Unpar.

Tracer study 2017 terdiri atas dua penelitian yang bertujuan memetakan alumni angkatan 2010 dan lulusan tahun 2015. Kualitas penelitian Tracer Study Unpar yang baik dan melampaui standar nasional telah diakui oleh Kopertis dan pemerintah. Salah satunya, Unpar terpilih sebagai perwakilan perguruan tinggi Jawa Barat yang akan mempresentasikan hasil penelitian Tracer Study di tingkat nasional.

Pada Selasa (12/12) Tim Tracer Study 2017 mempresentasikan hasil penelitian yang bertajuk “Potret Lulusan Melalui Tracer Study Menuju Great Unpar”. Hasil penelitian yang dipaparkan merupakan bentuk pengolahan data pemetaan alumni Unpar angkatan 2010. Kegiatan dihadiri oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Dr. Paulus Sukapto selaku penanggung jawab umum, Kepala BKA Matheus Setyanto dan Kepala PPK Dewiyani sebagai penanggung jawab pelaksana, serta perwakilan dari fakultas dan program studi di Unpar.

Dalam sambutannya, Dr. Paulus Sukapto mengungkapkan bahwa Tracer Study akan menjadi modal penting bagi peningkatan kualitas perguruan tinggi, juga meningkatkan akreditasi baik di tingkat program studi maupun bagi Unpar secara keseluruhan. “Kalau seandainya dari waktu ke waktu kita dapat menghasilkan suatu data yang akurat, saya kira akan menjadi gambaran yang mendekati asli,” ungkapnya. Hal serupa disampaikan oleh Matheus Setyanto, yang juga mengungkapkan rasa terima kasih bagi tim peneliti dan harapan bagi keberlangsungan Tracer Study di masa mendatang.

Pemaparan selama kurang lebih 45 menit oleh tim peneliti memperlihatkan kesuksesan Tracer Study Unpar juga beberapa hal menarik lainnya. Di antaranya adalah bahwa lulusan Unpar diminati oleh penyedia lapangan kerja, terlihat dari waktu tunggu yang relatif rendah bagi lulusan untuk mendapatkan pekerjaan. Selain itu, pembelajaran di Unpar telah menyediakan bekal yang baik bagi alumni. Para lulusan mengakui, Unpar telah membantu mereka dalam menguasai pengetahuan sesuai bidang ilmu, berpikir kritis dalam memecahkan masalah, serta beradaptasi dalam pola kerja tim dan lingkungan kerja yang penuh keberagaman.

Berita Terkini

UNPAR Gelar Pelepasan Bagi 12 Tenaga Kependidikan Purnabakti

UNPAR Gelar Pelepasan Bagi 12 Tenaga Kependidikan Purnabakti

UNPAR.AC.ID, Bandung – Universitas Katolik Parahyangan (UNPAR) mengadakan acara pelepasan bagi 12 tenaga kependidikan (tendik) purnabakti, pada Rabu (15/5/2024) di Operation Room Gedung Rektorat. Pelepasan purnabakti tersebut diadakan UNPAR sebagai bentuk penghargaan...

Kontak Media

Humas UNPAR

Kantor Sekretariat Rektorat (KSR), Universitas Katolik Parahyangan

Jln. Ciumbuleuit No. 94 Bandung 40141 Jawa Barat

Dec 14, 2017

X