Home / Berita Terkini / Tingkatkan Kapabilitas dengan Pendidikan Pascasarjana

Tingkatkan Kapabilitas dengan Pendidikan Pascasarjana

Melanjutkan kuliah atau langsung bekerja? Hal tersebut sering kali muncul dalam pemikiran lulusan sarjana, sebelum atau segera setelah menyelesaikan studinya. Tidak ada yang salah dalam pilihan tersebut. Namun, baik melanjutkan kuliah maupun segera memasuki dunia kerja, keduanya memiliki kelebihannya masing-masing. Pilihan ini juga dipengaruhi oleh minat dan prioritas masing-masing individu, dan karenanya harus dipikirkan secara matang.

Bagi beberapa orang, melanjutkan kuliah ke jenjang yang lebih tinggi menjadi pilihan yang diambil setelah menyandang gelar sarjana. Ada beberapa alasan yang mendorong seseorang untuk menempuh pendidikan magister, salah satunya keinginan untuk mengembangkan pengetahuan terkait dengan bidang ilmu yang digeluti. Ada pula yang sengaja mengambil program magister yang tidak terlalu berkaitan dengan kuliah sarjana untuk memperluas kapabilitas yang dapat menunjang ilmu yang telah ia miliki.

Selain itu, pendidikan pascasarjana dapat menjadi penunjang bagi profesi tertentu. Hal ini dikarenakan perbedaan pola pikir dan cara pandang yang jauh lebih fokus bila dibandingkan dengan program sarjana.

Lulusan program magister memiliki pandangan yang lebih strategis, sementara pendidikan sarjana menghasilkan lulusan yang pemikirannya bersifat taktis. Ini menjawab pertanyaan, mengapa banyak orang yang telah bekerja kembali ke bangku perkuliahan dan menempuh jenjang magister, sebagai bagian dari pengembangan diri dan ilmunya.

Berbagai bidang ilmu

Sebagai salah satu universitas swasta di Indonesia, Universitas Katolik Parahyangan (Unpar) memahami kebutuhan masyarakat akan pendidikan pascasarjana yang berkualitas dan sesuai dengan kondisi kontemporer. Sejak 1995, Unpar telah mengadakan program magister, dan saat ini mempunyai sepuluh program magister di berbagai bidang ilmu.

Program magister tersebut yaitu magister manajemen, magister ilmu hukum, magister teknik sipil, magister arsitektur, magister hubungan internasional, magister ilmu sosial, magister ilmu teologi, magister teknik kimia, magister teknik industri, serta yang terbaru magister administrasi bisnis (MBA).

Seluruh program Pascasarjana Unpar didukung oleh dosen-dosen yang memiliki kompetensi yang baik di bidangnya, dengan rekam jejak akademis yang mumpuni. Berbagai fasilitas program Pascasarjana Unpar, seperti studio dan laboratorium, suasana kampus yang nyaman di pusat Kota Bandung, perpustakaan digital serta layanan data, dan lain sebagainya juga mendukung keberlangsungan proses pembelajaran yang optimal. Tentu saja Unpar memberikan fasilitas beasiswa bagi peserta didiknya yang berprestasi.

Saat ini, program Pascasarjana Unpar telah diintegrasikan dengan fakultas-fakultas yang ada di Unpar, tepatnya sejak 6 Juni 2018. Program sarjana Unpar telah diakui kualitasnya, dengan mayoritas terakreditasi “A” oleh BAN-PT.

Kuliah pascasarjana akan memperdalam dan memperluas keilmuan dari pengetahuan pada program sarjana. Oleh karena itu, kualitas pembelajaran yang telah dimiliki oleh program sarjana diharapkan dapat meningkatkan kualitas pembelajaran program Pascasarjana Unpar. Adanya integrasi pengelolaan Pascasarjana, termasuk secara keilmuan diharapkan pula dapat semakin memperjelas pembedaan dan penjenjangan keilmuan antara program sarjana dan pascasarjana.

Pionir di Indonesia

Tidak hanya sampai jenjang magister, pendidikan pascasarjana dapat dilanjutkan melalui program doktor. Jenjang tersebut dikhususkan bagi orang yang ingin mendalami ilmunya secara konseptual. Pendidikan doktor sesuai dengan kebutuhan akademisi–seperti dosen dan peneliti, tidak hanya untuk mengembangkan aspek keilmuan dalam dirinya, tetapi juga mengembangkan bidang ilmunya secara umum.

Dengan kepercayaan dari masyarakat Indonesia, Unpar menjadi universitas swasta pionir penyelenggara Program Doktor di Indonesia yang mulai dibuka pada tahun 2000. Hingga saat ini, Unpar membuka empat program yang dapat ditempuh, yaitu Doktor Ilmu Ekonomi, Doktor Ilmu Hukum, Doktor Ilmu Teknik Sipil, dan Doktor Arsitektur. Serupa dengan program magister, fasilitas dan tenaga pengajar program doktor di Unpar sangat menunjang bagi penyelenggaraan proses pembelajaran yang berkualitas. Selain itu, budaya serta suasana akademik yang kondusif menjadikan program pascasarjana unggul dan dipilih.

Unpar membuka kesempatan bagi calon mahasiswa pascasarjana untuk bergabung melalui pendaftaran non-online Pascasarjana Unpar. Proses dan penyerahan berkas pendaftaran dapat dikirimkan secara langsung kepada Biro Administrasi Akademik (BAA) Unpar (Gedung 0 Rektorat Lantai 3)  sebelum 2 Agustus 2018.

 

Sumber: Kompas Griya Ilmu (Selasa, 24 Juli 2018)