Tiga Mahasiswa UNPAR Lolos Program Pejuang Muda Kemensos-Kemendikbud Ristek

UNPAR.AC.ID, Bandung – Tiga mahasiswa Universitas Katolik Parahyangan (UNPAR) lolos dalam program Pejuang Muda Kementerian Sosial (Kemensos) bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) RI. Melalui program ini, mahasiswa UNPAR menjadi bagian dari 5.140 inovator yang memberikan solusi untuk menyelesaikan beragam tantangan sosial di 514 daerah di Indonesia. 

Melansir laman Kemensos, Pejuang Muda adalah laboratorium sosial bagi para mahasiswa  mengaplikasikan ilmu dan pengetahuannya untuk memberi dampak sosial secara konkret. Melalui Program setara 20 SKS ini, mahasiswa akan ditantang untuk belajar dari warga sekaligus berkolaborasi dengan Pemerintah Daerah, pemuka masyarakat, tokoh agama setempat serta seluruh stakeholder penggerak sosial di daerah. 

Lebih lanjut, ruang lingkup kerja mahasiswa dalam Pejuang Muda:

  1. Mahasiswa turun langsung ke daerah yang membutuhkan bantuan
  2. Mahasiswa akan berkolaborasi (magang) di Kementerian Sosial untuk mendukung program-programnya
  3. Bersama Kementerian Sosial, mahasiswa akan merancang dan mengeksekusi program sosial yang relevan untuk daerah tersebut
  4. Mahasiswa juga akan merancang digital campaign untuk mendukung program sosial yang dijalankan

Kepala Tata Usaha Kantor Sekretariat Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) Enrico Nirwan Histanto mengatakan, ketiga mahasiswa UNPAR yang telah lolos program Pejuang Muda tersebut berasal dari dua program studi (prodi), yakni prodi Ilmu Hubungan Internasional terdiri dari Theresia Vanesa Gelu dan Ahmad Alvary Arkan. Serta dari prodi Matematika, Aspira Rachmadani Purnamasari.

Dia pun memastikan UNPAR memberi jaminan pengakuan untuk Satuan Kredit Semester (SKS) bagi mahasiswa yang  mengikuti program Pejuang Pemuda adalah sebesar 20 SKS. Hal tersebut sebagai bentuk komitmen bahwa UNPAR mendukung penuh semua kegiatan MBKM dalam sivitas akademika UNPAR.

“Ini juga dituangkan dalam Surat Rekomendasi bertandatangan pimpinan Fakultas dan atau Perguruan Tinggi,” ujarnya, Jumat (29/10/2021).

Dia mengungkapkan, berbagai program dalam MBKM yang diadakan dari awal hingga saat ini menunjukkan angka yang cukup signifikan. Dari awal adanya program pada 2020 lalu, mahasiswa UNPAR yang tertarik untuk mendaftar dan mengikuti kurang dari 50 mahasiswa. Namun seiring waktu dan semakin beragamnya program yang ditawarkan, keikutsertaan mahasiswa UNPAR juga semakin bertambah.

“Semester Ganjil 2021 ini tercatat lebih dari 100 mahasiswa UNPAR yang mengikuti dalam berbagai program. Mulai dari pertukaran pelajar, IISMA, penelitian, magang di berbagai perusahaan, serta studi independen. Namun sebetulnya yang menjadi trigger adalah bagaimana program yang dibuka tersebut menarik dan menguntungkan mahasiswa, baik dalam segi konversi maupun dari segi pengalaman kerja atau pengalaman bersosialisasi di luar kampus,” tuturnya.

Jadi pada prinsipnya, lanjut dia, program MBKM harus dibuka dengan kemasan yang menarik agar ketertarikan mahasiswa UNPAR semakin tinggi untuk mengalami dan mendalami pengetahuan dan pengalaman di luar program studinya. Hal itu yang sebetulnya akan memperkaya dan melengkapi pembelajaran yang sudah dilalui oleh mahasiswa tersebut.

“Program Pejuang Muda adalah salah satu program yang menarik, meskipun tidak diinisiasi oleh UNPAR secara mandiri, tapi partisipasi mahasiswa UNPAR dan dukungan dari program studi dan Universitas dapat menjadi bekal dan sebetulnya dapat memberikan keuntungan seperti yang dijelaskan di atas. Hal ini juga untuk meningkatkan IKU (Indikator Kinerja Utama) universitas,” ucap dia. (Ira Veratika SN-Humkoler UNPAR)

Berita Terkini

Menilik Ihwal Ekonomi Kesejahteraan dari Perspektif Amartya Sen

Menilik Ihwal Ekonomi Kesejahteraan dari Perspektif Amartya Sen

UNPAR.AC.ID, Bandung – Dewasa ini, kesejahteraan ekonomi merupakan hal yang masih sulit untuk dicapai. Faktor utama dari kesejahteraan bukan lagi berbicara mengenai ekonomi semata, lebih jauh lagi berbicara mengenai kemanusiaan dan hal tersebut harus dapat diukur. ...

Panitia Seleksi Umumkan 6 Bakal Calon Rektor UNPAR Masa Bakti 2023-2027

Panitia Seleksi Umumkan 6 Bakal Calon Rektor UNPAR Masa Bakti 2023-2027

UNPAR.AC.ID, Bandung – Panitia Proses Seleksi Rektor Universitas Katolik Parahyangan mengumumkan 6 nama Bakal Calon Rektor UNPAR masa bakti 2023-2027 di Selasar Multifungsi Pusat Pembelajaran Arntz-Geise UNPAR, Kamis (26/1/2023). Dari 10 Pelamar Bakal Calon Rektor, 6...

Kontak Media

Divisi Humas & Protokoler

Kantor Pemasaran dan Admisi, Universitas Katolik Parahyangan

Jln. Ciumbuleuit No. 94 Bandung
40141 Jawa Barat

Oct 29, 2021

X