Home / Berita Terkini / Teknik Kimia UNPAR, Akreditasi “A” dengan Penelitian Unggul

Teknik Kimia UNPAR, Akreditasi “A” dengan Penelitian Unggul

Pada medio tahun 2015, Program studi Teknik Kimia (Prodi TK UNPAR) di usianya yang masih tergolong belia mampu menyandang status akreditasi “A” berdasarkan keputusan Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) No: BAN-PT 773/SK/BAN-PT/Akred/S/VII/2015. Prestasi yang patut dibanggakan, Prodi TK UNPAR merupakan satu-satunya prodi TK swasta yang berhasil meraih akreditasi A di Kopertis I-V, yang mencakup Sumatera, DKI Jakarta, Jawa Barat, Banten dan Jawa Tengah.

Prodi TK UNPAR muncul di jajaran prodi Teknik Kimia dengan akreditasi “A” yang selama ini menjadi milik perguruan tinggi negeri seperti ITB, UI dan UGM. Kerja keras dan konsistensi para pendiri dan pengelola program studi ini sejak tahun 1993 telah membuahkan hasil. Dilengkapi dengan 26 staf pengajar yang 50 persen telah bergelar doktor keluaran universitas-universitas ternama di luar negeri, prodi ini telah mengepakkan sayapnya di kancah dunia Teknik Kimia dan mampu menghasilkan deretan publikasi berskala nasional dan internasional yang gemilang. Bahkan, dengan usianya yang masih relatif muda, prodi ini paling produktif dalam kegiatan penelitian di lingkungan internal UNPAR.

Kegiatan penelitian Prodi diwadahi oleh enam laboratorium keahlian, yaitu Laboratorium Teknik Reaksi Kimia dan Pemisahan, Kimia Terapan, Rekayasa Proses dan Produk, Teknik Pangan dan Bioproses, Konversi Biomassa dan Laboratorium Teknologi Polimer dan Membran. Beberapa penelitian unggulan berfokus pada pemanfaatan sumber biomassa dan minyak non-pangan, ekstraksi dan isolasi bahan alam, serta pengolahan limbah industri.

Penelitian berbasis ekstraksi dan isolasi bahan alam, misalnya menggunakan mahkota dewa dan akar wangi sebagai bahan baku. Buah mahkota dewa terkenal memiliki kandungan antioksidan yang tinggi sehingga berpotensi untuk dimanfaatkan sebagai antikanker dan suplemen makanan. Minyak atsiri dari akar wangi banyak digunakan sebagai campuran parfum (contoh Chanel no 5). Pemanfaatan berbagai jenis tepung khas Indonesia, seperti singkong, sagu, ganyong, dan hanjeli sebagai food thickener yang digunakan sebagai bahan aditif dalam pembuatan produk pangan, serta pembuatan bioplastik, yaitu plastik yang dapat terurai.

Pemanfaatan limbah biomassa seperti kulit jeruk dan salak untuk pembuatan karbon aktif dan nanomaterial juga menjadi salah satu fokus penelitian di Prodi TK UNPAR. Beberapa aplikasi yang telah diteliti yaitu sebagai adsorben untuk limbah zat warna tekstil, dan logam berat, selain digunakan untuk elektroda superkapasitor dan baterai litium. Superkapasitor dan baterai litium merupakan teknologi penyimpanan listrik yang sedang berkembang, seiring dengan pemanfaatannya dalam mobil listrik.

Sementara itu, di bidang energi, Prodi TK UNPAR mengembangkan pemanfaatan berbagai minyak alam seperti minyak biji karet, kapok, dan nyamplung yang merupakan minyak nonpangan. Berbagai metode telah diteliti untuk membuat biodiesel, sebagai substitusi solar, atau pun bahan bakar minyak tanah dan substitusi avtur. Selain biodiesel, terdapat penelitian yang mengembangkan bioetanol, yang digunakan sebagai substitusi bensin.

Beberapa kegiatan penelitian bekerja sama dengan beberapa institusi luar negeri, seperti De Rijksuniversiteit Groningen (Belanda), Soochow University (China) dan Korea Institute of Science and Technology (Korea Selatan). Di dalam melaksanakan kegiatan penelitian, Prodi TK UNPAR selalu melibatkan mahasiswa sebagai bagian dalam tim peneliti. Dengan demikian, wawasan mahasiswa akan menjadi lebih terbuka serta membentuk karakter mahasiswa yang kritis, cermat, rasional, logis dan tahan banting. Mahasiswa juga mampu menerapkan konsep ilmu yang didapat ke dalam praktik nyata, sehingga menjadi bekal mahasiswa saat terjun ke dunia kerja.

Hasil akreditasi dan berbagai pencapaian di bidang penelitian ini bukan menjadi akhir, melainkan awal bagi Prodi TK UNPAR untuk terus berkembang dan menyempurnakan diri. Bahkan, Prodi TK UNPAR sedang menjajaki akreditasi internasional sehingga lulusannya nanti dapat disejajarkan dengan lulusan Teknik Kimia lain di dunia.[*]

Sumber: KOMPAS – Griya Ilmu (Selasa, 8 September 2015), “Teknik Kimia UNPAR, Akreditasi “A” dengan Penelitian Unggul”