Home / Berita Terkini / Sayembara Icon Sesanti: Mencari Representasi Spiritualitas dan Nilai Dasar Unpar

Sayembara Icon Sesanti: Mencari Representasi Spiritualitas dan Nilai Dasar Unpar

Menyemarakkan Dies Natalis ke-64, Universitas Katolik Parahyangan menyelenggarakan Sayembara Icon Sesanti Unpar. Civitas academica Parahyangan diundang untuk memvisualisasikan Sesanti Bakuning Hyang Mrih Guna Santyaya Bhakti yang melambangkan spiritualitas dan nilai-nilai dasar Unpar. Realisasinya ditentukan berupa plakat, piala, maupun instalasi pahatan (sculpture).

Sebanyak 28 hasil karya dari 24 peserta masuk ke dalam penjurian tahap pertama. Dari tahap inilah, dipilih lima nominator. Para nominator kemudian mempresentasikan visi dan karyanya dalam bentuk fisik di hadapan juri. Karya-karya peserta juga dipamerkan di area Selasar (Wind Tunnel) Rektorat Unpar. Selain menikmati karya, pengunjung pameran dapat memilih karya yang mereka anggap paling baik sebagai juara favorit.

Adapun dewan juri terdiri atas pimpinan universitas dan tenaga pengajar Unpar. Anggota dewan juri yaitu Profesor Bambang Sugiharto (Guru Besar Fakultas Filsafat), Profesor Robertus Wahyudi Triweko (Rektor Unpar 2011-2015), Rama C. Harimanto Suryanugraha OSC (Dekan Fakultas Filsafat), Mangadar Situmorang Ph.D. (Rektor Unpar), dan Dr. J. Basuki Dwisusanto (Dekan Fakultas Teknik).

Bertepatan dengan Orasio Dies 64 pada Kamis (17/1), diumumkan pemenang Sayembara Icon Sesanti Unpar. Pengumuman pemenang disampaikan oleh ketua dewan juri Profesor Bambang Sugiharto. Ia menegaskan bahwa dari keseluruhan karya yang masuk, dewan juri belum menemukan karya yang secara ideal dapat menggambarkan sesanti Unpar dengan baik. Untuk itu, karya-karya yang terpilih sebagai pemenang akan dikembangkan bersama agar semakin merepresentasikan spiritualitas dan nilai dasar Unpar.

Karya Pius Prio Wibowo (nomor peserta 61) terpilih sebagai karya terbaik dalam sayembara tersebut. Karyanya sarat dengan representasi sesanti juga nilai ke-Katolik-an Unpar. Juara kedua dan ketiga diraih oleh Ardianto Hartono dan Eliza Laurentia (peserta 56) serta Yugo Anugrah Putra (peserta 60). Sementara itu, karya dari Reza Risnaldi dan Aria Dasa Maulana (nomor 49) terpilih sebagai peserta terfavorit. Diumumkan pula juara harapan pertama dan kedua, yaitu Anggita Gilang Mentari, Dewa Ayu Ketut Septika Apsari, Maksey Muhammad, dan Ines Dwi Hutari (13) dan Christian Saul Gerald Patrick Nasira (18). Karya cipta para pemenang menjadi hak Unpar.