Home / Berita Terkini / Kemeriahan Sabanda Sariksa

Kemeriahan Sabanda Sariksa

Dalam perayaan ulang tahunnya kali ini, Universitas Katolik Parahyangan (Unpar) menggelar rangkaian acara peringatan Dies Natalis Unpar ke-63 dengan mengangkat tema “Sabanda Sariksa” (saling melindungi, saling peduli); suatu pekan “Helar” (festival) yang terdiri dari berbagai kegiatan. Unpar merayakan hari jadinya dengan mengungkapkan rasa syukur dan kepeduliannya, terhadap masyarakat sekeliling, terhadap budaya tanah Parahyangan, maupun terhadap bangsa dan negara.

Sebagai bentuk rasa syukur sekaligus mempererat hubungan di antara sivitas akademikanya, Unpar mengadakan kegiatan misa syukur dan perayaan des kekeluargaan, bertepatan dengan hari jadinya, pada Rabu (17/1). Misa Syukur dipimpin oleh Uskup Bandung Mgr. Antonius Subianto Bunjamin, OSC dan Mgr. Paskalis Bruno Syukur, OFM, sedangkan penyampaian Laporan Tahunan oleh Rektor Unpar Mangadar Situmorang. Ph.D.

Kegiatan dies kekeluargaan yang berlangsung di Lapangan Parkir Rektorat Unpar ini dihadiri oleh komunitas akademik Unpar, yang terdiri dari pihak yayasan, universitas, para tenaga pengajar, tenaga kependidikan, dan tamu undangan lainnya. Meski berasal dari berbagai unit dan fakultas yang ada di Unpar, namun nuansa kebersamaan sangat terasa di antara hadirin Dies.

Dalam sambutannya, Rektor Unpar mengucapkan terima kasih atas kebersamaan, antusiasme komunitas akademik Unpar, baik dalam Dies Kekeluargaan maupun seluruh rangkaian perayaan Dies Natalis Unpar ke-63. Diselingi dengan kelakar yang disambut tawa hadirin, beliau juga berharap agar seluruh rangkaian kegiatan mengundang keceriaan dan kebahagiaan bagi seluruh sivitas akademika Unpar. “Semoga semuanya happy, gembira, ceria, semangat, bahagia,” tuturnya.

Permainan hingga door prize

Untuk memeriahkan kegiatan Dies Kekeluargaan, panitia menghadirkan permainan dan penampilan dari sejumlah karyawan yang semakin menghangatkan suasana. Selain itu, Unpar juga membagikan berbagai door prize menarik bagi para pegawai yang beruntung. Senyum sumringah dan keceriaan tampak dalam peserta undian yang mendapatkan berbagai hadiah dari Unpar.

Kegiatan Dies Kekeluargaan diisi pula oleh pengumuman pemenang dari berbagai perlombaan dan pertandingan olahraga yang sebelumnya telah diikuti oleh warga Unpar dalam rangka memeriahkan ulang tahun Unpar. Beberapa kegiatan tersebut diantaranya pertandingan fun futsal dan fun pingpong, lomba fun walk, lomba video kreatif dan video jingle unpar. Tidak lupa pula, video hasil lomba ditampilkan, tak ayal mengundang tawa dan keceriaan.

Berbeda dari penyelenggaraan sebelumnya, Dies Kekeluargaan tidak menandai akhir dari rangkaian Perayaan Dies Natalis Unpar ke-63. Rangkaian perayaan dilanjutkan dengan Orasio Dies yang dibawakan oleh Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia Prof. H. Mohamad Nasir, Ph. D., Ak., dan diakhiri dengan festival kebudayaan bertajuk ‘Bhinnekaraya’ yang akan digelar pada 22-26 Januari 2018.