Home / Berita Terkini / Penyelenggaraan Pilmapres Unpar 2020

Penyelenggaraan Pilmapres Unpar 2020

BANDUNG, 16 APRIL 2020 – Pemilihan Mahasiswa Berprestasi (Pilmapres) tahun 2020 banyak mengalami perubahan. Pengelolaan dan pelaksanaan pilmapres yang pada tahun-tahun sebelumnya dilaksanakan oleh Ditjen Belmawa Kemenristekdikti,  sekarang dikelola oleh Pusat Prestasi Nasional Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Ada pula berbagai perubahan baik dalam waktu kegiatan hingga konsep perencanaan. 

Pilmapres tahun 2020 mengusung tema Gagasan Kreatif untuk Menyelesaikan Masalah SDGs dan Revolusi 4.0. Tema tersebut berusaha mensinergikan asesmen berbagai kemampuan yang diduga akan diperlukan di kehidupan bermasyarakat. Penilaian keunggulan mahasiswa berprestasi akan dievaluasi dari aspek ilmu pengetahuan dan keterampilan serta keterampilan hidup diantaranya komunikasi, kolaborasi, berpikir kritis, kreativitas, dan menemukan karakter unggulnya. Tata cara pemilihan akan dilakukan secara berjenjang, melalui asesmen pengetahuan dengan menggunakan teknologi komputer (computer-based test), yang dilanjutkan dengan pembekalan keterampilan hidup di tahap final.

Untuk menjaring mahasiswa berprestasi (mawapres) di tingkat universitas, Universitas Katolik Parahyangan (Unpar) menyelenggarakan Pemilihan Mahasiswa Berprestasi (Pilmapres) Unpar 2020. Pilmapres dibuka bagi mahasiswa Unpar program sarjana angkatan 2017 serta program diploma angkatan 2018. 

Rangkaian kegiatan Pilmapres Unpar 2020 dimulai pada tanggal 5 Februari 2020 lewat kegiatan sosialisasi melalui Wakil Dekan bidang Kemahasiswaan (WD III) setiap fakultas. Adapun pengumuman resmi pelaksanaan Pilmapres 2020 dari Pusat Prestasi Nasional Kemendikbud dibuka tanggal 25 Februari 2020. 

Pertemuan pertama peserta mahasiswa berprestasi dilakukan pada tanggal 28 Februari 2020, diikuti oleh 13 peserta berbagai program studi didampingi oleh perwakilan Fakultas. Dari pertemuan itu, dijelaskan gambaran mengenai Pilmapres tahun 2020 serta penjelasan mengenai pembuatan proposal project oleh Ibu Sylvia Yazid, Ph.D. Dalam pertemuan tersebut para peserta dan penyelenggara menyepakati pembuatan proposal project dimulai tanggal 1 Maret 2020 dan dikumpulkan 31 Maret 2020. Sedangkan untuk penjurian dilaksanakan tanggal 8 April 2020.

Pada tanggal 1 April 2020, 7 peserta Pilmapres Unpar, terdiri dari 6 mahasiswa program sarjana dan 1 mahasiswa program diploma, yang berhasil memenuhi persyaratan pengumpulan proposal project, yaitu:

1. Diky Kurniawan – Manajemen

2. Yehan Migasira – Manajemen

3. Helen Wijaya Chandra – Akuntansi

4. Aloysius Efraim – Ilmu Hubungan Internasional

5. Rosdina Ningrum – Teknik Sipil

6. Matthew Adith – Teknik Industri

7. Dita Isnaini – DIII Manajemen Perusahaan

Sesuai dengan kebijakan universitas agar mahasiswa belajar dari rumah, penyelenggaraan Pilmapres Unpar mengalami penyesuaian. Presentasi yang semula dijadwalkan untuk dilaksanakan secara langsung di Operation Room pada tanggal 8 April 2020, berubah menggunakan penjurian online di tanggal 16 April 2020. Adapun juri Pilmapres Unpar 2020 terdiri dari Ibu Catharina Badra Nawangpalupi, Ph.D., Ibu Sylvia Yazid, Ph.D., Bapak Aldyfra Luhulima Lukman, S.T., M.T., Ph.D. Sedangkan Muhammad Arifin Dobson, S.Si. (Mawapres Sarjana Unpar 2017), membantu perencanaan tema hingga review proposal sebelum memasuki tahap presentasi. 

Pelaksanaan Pilmapres memanfaatkan aplikasi Zoom, Untuk satu presentasi diberikan waktu maksimal 40 menit. Tahapannya dimulai dari persiapan juri dan mengundang peserta 10 menit, presentasi 10 menit, tanya jawab 10 menit, dan diskusi juri 10 menit. Penilaian dilihat 4 poin besar, yaitu dari teknik presentasi, cara penulisan naskah, kelengkapan isi dan kualitas gagasan. Sedangkan untuk penggunaan bahasa inggris baik di presentasi dan tanya jawab adalah hal yang wajib. 

Berdasarkan penilaian yang dilakukan dari proses seleksi dan presentasi calon mawapres program sarjana, juri mendapatkan hasil sebagai berikut:

1. Aloysius Efraim – 82,011

2. Helen Wijaya Chandra – 81,272

3. Diky Kurniawan – 74,997

4. Matthew Adith – 72,894

5. Rosdina Ningrum  – 72,825

6. Yehan Migasira – 72,622

Adapun untuk program diploma, Dita Isnaini dinyatakan lolos sebagai perwakilan Unpar ke tingkat berikutnya.

Berdasarkan hasil tersebut, Aloysius Efraim dan Dita Isnaini terpilih sebagai Mahasiswa Berprestasi Universitas Katolik Parahyangan tahun 2020 dan akan mewakili Unpar di tingkat LLDIKTI Wilayah IV Jawa Barat dan Banten.

Panitia Pilmapres Unpar memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah membantu terselenggaranya Pilmapres Unpar 2020, khususnya bagi Wakil Rektor Unpar Bidang Kemahasiswaan, Kepala Biro Kemahasiswaan dan Alumni (BKA), Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan yang secara konsisten melakukan sosialisasi bagi mahasiswa, para juri serta semua pihak yang tidak bisa disebutkan satu persatu. Semoga penyelenggaraan Pilmapres di masa mendatang dapat berjalan dengan lebih baik. (/DAN – Divisi Publikasi. Sumber: Rilis Pilmapres Unpar)