Parahyangan Model United Nation 2012

parahyangan model united nation 2012

Program Studi Ilmu Hubungan Internasional Universitas Katolik Parahyangan mengadakan Parahyangan Model United Nations dengan tema acara “67th Sessions of United Nations General Assembly: Integrating Nations to Build Awareness towards Women Empowerment”. PMUN sendiri merupakan ajang bagi generasi muda untuk mensimulasikan bagaimana masyarakat internasional berkolaborasi untuk menyelesaikan masalah global. Kegiatan tersebut diselenggarakan di Gedung Konferensi Asia Afrika yang berlangsung selama tiga hari (27-29 April 2012) ini diikuti oleh sebanyak 12 delegasi yang berasal dari 8 Sekolah Menengah Atas yaitu SMAK 1 BPK Penabur Bandung, SMA Global Jaya Jakarta, SMA Santa Ursula, SMA Santa Maria, SMA Kolese Santo Yusup Malang, SMA Bina Bakti Bandung, SMA Bintang Mulia, dan SMA Trinitas.

Pada hari pertama, para peserta mendapatkan pelatihan dari pihak-pihak yang profesional dalam hal women empowerment. Selain itu, para peserta akan mendapatkan penjelasan mengenai studi kawasan, yaitu penjelasan mengenai konten sidang yang akan dilakukan keesokan harinya dan bagaimana cara menjalani sidang tersebut (simulasi sidang). Selain itu, para peserta akan mendapatkan acara khusus yaitu table manner – sebuah sesi di mana mereka mempraktikan makan malam layaknya seorang diplomat dan bisa melakukan diplomasi untuk sidang keesokan hari. Pada hari kedua, para siswa SMA ini mensimulasikan bagaimana delegasi-delegasi dari beragam negara berdiplomasi dan menyusun resolusi PBB menyangkut penanganan masalah diskriminasi wanita dari berbagai aspek, yaitu aspek politik, ekonomi, dan sosial.

Dalam kegiatan kali ini delegasi Nigeria dari SMAK 1 BPK Penabur Bandung keluar sebagai best delegate (pemenang pertama); outstanding delegate (pemenang kedua) adalah delegasi Kamboja dari SMA Kolese Santo Yusup; dan honorable mention (pemenang ketiga) adalah delegasi India dari Santa Ursula dan delegasi dari SMAK 1 BPK Penabur.