Home / Berita Terkini / Parahyangan International Law Society, Paket Lengkap untuk Mempelajari Kemampuan Advokasi

Parahyangan International Law Society, Paket Lengkap untuk Mempelajari Kemampuan Advokasi

Dewasa ini, persaingan yang terjadi di setiap bidang pekerjaan semakin ketat. Terdapat standar yang tinggi bagi setiap individu untuk dapat menggeluti suatu profesi. Hal ini tentu saja memengaruhi kebutuhan para calon pekerja dalam menjalani proses pendidikan dan secara langsung berdampak pada institusi pendidikan itu sendiri.

Kualitas kerja seseorang dapat dibentuk melalui pendidikan, khususnya di perguruan tinggi. Bidang studi yang spesifik dapat memberikan pengetahuan yang lebih mendalam untuk memantapkan langkah seseorang dalam dunia kerja yang hendak dijalankannya. Oleh karena itu, kualitas sebuah perguruan tinggi menjadi sangat penting demi menghasilkan generasi yang berkualitas dan mampu bersaing terutama secara global. Sebagai sebuah civitas perguruan tinggi, Universitas Katolik Parahyangan (UNPAR) berusaha untuk memberikan pembekalan yang maksimal kepada setiap lulusannya agar siap menghadapi dunia kerja nyata. Di setiap Program Studi, perhatian penuh tidak hanya diberikan pada kegiatan kurikuler tetapi juga ekstrakurikuler. Sebagai contoh, di Program Studi Ilmu Hukum terdapat lembaga kegiatan mahasiswa yang salah satunya bernama Parahyangan International Law Society (PILS).

PILS adalah organisasi khusus bagi setiap mahasiswa yang berminat untuk berpartisipasi dalam kompetisi moot court internasional atau peradilan semu internasional. PILS berperan dalam keikutsertaan setiap tim moot court internasional dari UNPAR. Berbagai prestasi telah diperoleh oleh tim moot court internasional UNPAR. Di antaranya adalah menjadi satu-satunya representatif Republik Indonesia di Asia Cup International Law Moot Court Competition 2015 di Tokyo, Jepang serta salah satu wakil Indonesia di Asia Pacific Regional Round of The Manfred Lanch Space Law Moot Court Competition 2015.

Moot court internasional itu sendiri adalah sebuah kompetisi peradilan semu yang dilakukan dengan sistem peradilan hukum internasional. Para peserta akan diberikan sebuah kasus fiktif dan diharuskan untuk menyusun berkas permohonan atau pembelaan tertulis (written pleadings), untuk kemudian dipresentasikan (oral pleadings) di depan juri. Semua kegiatan tersebut akan dilakukan dengan menggunakan bahasa Inggris. Para peserta dituntut untuk dapat menguasai berkas sehingga dapat memaparkan argumen dan menjawab setiap pertanyaan yang diajukan oleh juri dengan baik.

Kegiatan ini adalah sebuah paket lengkap pelatihan kemampuan advokasi bagi setiap mahasiswa studi ilmu hukum. Para mahasiswa dapat berlatih untuk membangun argumen, meneliti dasar hukum, menulis berkas, melakukan presentasi, serta menggunakan bahasa Inggris hukum sesuai standar internasional. Manfaat yang diperoleh dari kegiatan ini dapat mengantarkan para mahasiswa kepada jenjang karier yang lebih baik serta memberikan kemampuan untuk bersaing. Hal tersebut dapat dibuktikan dari banyaknya alumni PILS yang sudah menduduki jabatan yang prestisius di berbagai firma hukum terkemuka, perusahaan swasta, dan lembaga kepemerintahan. Dengan kegiatan yang dilakukan secara berkesinambungan, diharapkan bahwa akan muncul generasi baru yang lebih berkualitas dan mampu bersaing. [Aiqinea Tarigan].

Sumber: KOMPAS – Griya Ilmu (Selasa, 1 September 2015), “Parahyangan International Law Society, Paket Lengkap untuk Mempelajari Kemampuan Advokasi”