Home / Berita Terkini / Parahyangan Accounting Tournament for High School V

Parahyangan Accounting Tournament for High School V

Program Studi Akuntansi Universitas Katolik Parahyangan (Unpar) dan Himpunan Mahasiswa Program Studi Akuntansi (HMPSA) kembali menyelenggarakan kegiatan Parahyangan Accounting Tournament for High School (PATHS) untuk kelima kalinya. Tahun ini, PATHS mengangkat tema “Conquer the Challenges and Improve Your Proficiency in Accounting”, dengan menghadirkan konsep yang lebih interaktif dibandingkan dengan penyelenggaraan PATHS sebelumnya.

Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, dari Senin (15/1) hingga Selasa (16/1), bertempat di Aula Fakultas Ekonomi Unpar. Sebanyak 17 tim peserta dari berbagai sekolah menengah atas (SMA) dan sederajat berkompetisi dalam memecahkan permasalahan akuntansi, baik dalam bentuk soal maupun yang dikemas lewat permainan yang menarik. Mayoritas peserta berasal dari SMA di sekitar Bandung dan Jakarta, sedangkan yang terjauh berasal dari Palembang.

Kekuatan yang unik

Ditemui di sela penyelenggaraan acara, Ketua Pelaksana PATHS V, Maharani Putri, menjelaskan bahwa tema tahun ini bermula dari keyakinan bahwa tiap peserta memiliki kekuatan masing-masing, serupa dengan pahlawan super (superheroes) yang memiliki keunikan tersendiri. “Semuanya bisa menang sesuai dengan kekuatannya masing-masing,” ujarnya. Kekuatan-kekuatan ini misalnya kekompakan dalam tim dan lain sebagainya.

Menariknya, panitia mampu mengemas tema tersebut dalam keseluruhan turnamen. Setiap babak yang dilalui oleh para peserta, misalnya, disesuaikan dengan tema dan judul beberapa film yang berkaitan dengan pahlawan super. Nuansa kepahlawanan berlanjut hingga acara pengumuman juara yang mana para pemenang dilantik laksana para superheroes.

Konsep interaktif

Kompetisi interaktif menjadi konsep yang rutin diangkat dalam kegiatan PATHS, tidak terkecuali pada penyelenggaraan tahun ini. Serupa dengan penyelenggaraan sebelumnya, PATHS V tidak hanya mengandalkan pada soal tertulis, namun juga soal yang dikemas dalam bentuk permainan interaktif. Putri mencontohkan, salah satu permainan mengajak tiap kelompok untuk memecahkan soal sambil berkeliling Unpar. “Mereka mengerjakan soal di pos-pos yang tersebar di beberapa fakultas,” jelasnya. Selain itu, panitia juga menambah beberapa babak baru, seperti board game.

Tahun ini, dua tim dari SMA Kristen Yusuf keluar sebagai juara pertama dan kedua, disusul oleh tim dari SMAK BPK Penabur Kota Wisata yang mendapat juara ketiga. Hal ini pulalah yang mengantarkan SMA Kristen Yusuf sebagai Best Team. Dalam kategori perseorangan, Evans Hebert dari SMA Kristen Yusuf terpilih sebagai ‘Best Individuals’ sedangkan Tasya Salensia dari SMAK Penabur Kota Wisata mendapat predikat ‘Best Speaker’.