Home / Berita Terkini / Orasio Dies Natalis UNPAR ke-59 “Memaknai Ulang Tridharma Perguruan Tinggi: Memimpin Bangsa Menuju Kemajuan dan Keadilan Sosial”

Orasio Dies Natalis UNPAR ke-59 “Memaknai Ulang Tridharma Perguruan Tinggi: Memimpin Bangsa Menuju Kemajuan dan Keadilan Sosial”

17 Januari merupakan sebuah tanggal yang sangat bersejarah bagi Universitas Katolik Parahyangan. Di tanggal tersebut pada tahun 1955, didirikan Akademi Perniagaan yang seiring dengan berjalannya waktu, akademi tersebut terus berkembang hingga kini bernama Universitas Katolik Parahyangan (UNPAR).

Pada tahun ini UNPAR memperingati Dies Natalis-nya yang ke-59 dengan tema “Tantangan Keterlibatan Perguruan Tinggi dalam Mengatasi Masalah-masalah Kebangsaan”. Orasio Dies diselenggarakan pada tanggal 17 Januari 2014 di Gedung Serbaguna UNPAR, Jl. Ciumbuleuit 94 Bandung. Orasi yang berjudul “Memaknai Ulang Tridharma Perguruan Tinggi: Memimpin Bangsa Menuju Kemajuan dan Keadilan Sosial” dibawakan oleh Anies R. Baswedan, Ph.D. Disamping seorang akademisi, beliau juga merupakan seorang pendiri dan ketua dari Gerakan Indonesia Mengajar.

Dalam orasinya, Anies R. Baswedan, Ph.D. mengatakan bahwa hanya dengan membangun perguruan tinggi yang baik lah bangsa ini bisa memenangkan masa depan bagi rakyat Indonesia, ditengah perkembangan dunia yang sangat pesat. Selain itu membangun Perguruan Tinggi yang dapat melakukan inovasi dengan baik adalah salah satu kunci penting yang harus dilakukan ke depan. Namun, sebuah universitas baik negeri maupun swasta, harus memberikan peluang bagi masyarakat kelas menengah ke bawah untuk mendapatkan pendidikan tinggi yang berkualitas melalui beasiswa-beasiswa.

Sebagai penutup, beliau mengajak sivitas akademika UNPAR untuk mengingat cita-cita mulia dari para pendiri bangsa dan pendiri UNPAR yang meletakkan pendidikan tak sekedar sebagai industri yang menawarkan jasa pendidikan, namun sebagai sebuah ikhtiar mendorong kemajuan bangsa dan kemanusiaan.