Nabila Kasyalia, Bawa Unpar ke Panggung Pasanggiri Mojang dan Jajaka Kota Bandung 2015

‘Muda dan Berprestasi’ menjadi frase pertama yang dapat mendeskripsikan seorang Nabila Ratna Kasyalia. Pasalnya, perempuan kelahiran Bandung, 12 April 1994 ini baru saja dinobatkan sebagai Mojang Kota Bandung 2015 pada Sabtu (24/10) lalu.

Pasanggiri Mojang dan Jajaka merupakan agenda rutin Pemerintah Provinsi Jawa Barat; Pemerintah Kota Bandung adalah salah satu kota yang ikut berpartisipasi mencari sepasang muda-mudi berbakat yang dapat dijadikan sebagai Duta Seni, Budaya, dan Pariwisata di Kota Bandung, Provinsi Jawa Barat.

“Ketika daftar Pasanggiri Mojang dan Jajaka Bandung, yang terlintas di benak saya adalah sosok pemuda-pemudi dari Kota Bandung yang memiliki kepedulian lebih terhadap pariwisata dan kebudayaan di Indonesia, khususnya kebudayaan Sunda.” terang Nabila sembari mengingat kali pertama ia mendaftarkan diri di Pasanggiri Mojang dan Jajaka Bandung 2015.

Nabila mengaku, motivasi untuk mengikuti ajang ini diawali ketika ia melihat teman-teman Mojang Jajaka tengah bertugas di Saung Angklung Udjo sebagai penerima tamu dari luar negeri.

“…ketika itu, saya melihat bagaimana teman-teman Mojang Jajaka berusaha memperkenalkan kebudayaan Sunda yang ada. Kejadian itu memotivasi saya untuk mengikuti Pasanggiri Mojang dan Jajaka Kota Bandung 2015. Bukan karena sekadar ingin menjadi juara, tetapi saya ingin belajar banyak dari sesama pemuda agar bisa berkontribusi lebih terhadap Kota Bandung. Semoga kedepan saya juga dapat menjadi inspirasi bagi para pemuda untuk menjadi lebih aktif.” sambungnya.

Nabila, mahasiswi yang kini tengah menjadi Ketua Himpunan Mahasiswa Program Studi Ilmu Hubungan Internasional (HMPSIHI) UNPAR Periode 2015/2016 tersebut menerangkan bahwasanya ada perjalanan panjang yang harus ia tempuh untuk sampai ke Malam Final. Dimulai dengan seleksi tes tertulis dalam Bahasa Sunda, Bahasa Inggris, dan Bahasa Indonesia; proses wawancara tertutup dan terbuka; hingga masa pra-karantina dan karantina yang memakan waktu sekitar dua minggu di Wisma Taruna. Perjalanan tersebut memang terasa panjang dan berat, tetapi Nabila mengaku selalu mendapat motivasi dari keluarga dan teman-teman. Sosok seorang Ayah dapat dikatakan menjadi pendorong terbesar yang menginspirasi Nabila untuk terus berkarya.

Kini, setelah dinobatkan sebagai Mojang Bandung bersama Jajaka Reiner M.A. Ekadiredja, Nabila akan mengemban tanggungjawab yang lebih besar sebagai perwakilan dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bandung; dimulai dari menerima tamu daerah, menjadi panitia acara-acara pemerintah Kota Bandung hingga berkunjung ke daerah lain untuk bertemu sesama duta wisata; dan dalam jangka panjang, Nabila akan mempersiapkan diri mengikuti Pasanggiri Mojang Jajaka tingkat Provinsi Jawa Barat.

“Ada beribu cara untuk mengembangkan diri bagi anak muda masa kini. Cara itu didapat tidak hanya dengan mengikuti sebuah kompetisi, tetapi juga bagaimana belajar dari lingkungan dan orang-orang baru. Dimana pun kita berada, apabila kita memang berniat untuk mengembangkan diri dan belajar, kita akan menemukan hal-hal yang membuat kita berkembang. Dimulai dari hal kecil yaitu berinteraksi dengan sesama. So, I think the art of learning is to transform– whatever good or bad fortune coming your way– into something of value.” demikian pesan yang disampaikan Nabila kepada para generasi muda untuk tetap berkarya dan mengembangkan potensi diri.

Berita Terkini

Prestasi Gemilang UKM Badminton UNPAR di Liga Pelajar Nusantara 2024

Prestasi Gemilang UKM Badminton UNPAR di Liga Pelajar Nusantara 2024

UNPAR.AC.ID, Bandung – Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Badminton Universitas Parahyangan (UNPAR) telah menorehkan tinta emas dalam sejarah olahraga kampus dengan meraih prestasi membanggakan pada Liga Pelajar Nusantara 2024, yang diselenggarakan di Bogor. Dengan...

Sistem Penghubung Layanan dan SSO untuk Transformasi Digital Indonesia

Sistem Penghubung Layanan dan SSO untuk Transformasi Digital Indonesia

UNPAR.AC.ID, Bandung - Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik atau yang dikenal dengan sebutan SPBE merupakan salah satu upaya transformasi digital di Indonesia. Fokus utama dari SPBE ialah meningkatkan layanan publik agar masyarakat bisa mendapatkan kemudahan dan...

Kontak Media

Humas UNPAR

Kantor Sekretariat Rektorat (KSR), Universitas Katolik Parahyangan

Jln. Ciumbuleuit No. 94 Bandung 40141 Jawa Barat

Oct 30, 2015

X