Home / Berita Terkini / Menyambut 65 Tahun Perjalanan Unpar Menyongsong Keadaban Baru

Menyambut 65 Tahun Perjalanan Unpar Menyongsong Keadaban Baru

Tidak terasa di awal tahun 2020 ini, Universitas Katolik Parahyangan merayakan hari jadinya yang ke-65 tahun. Usia yang tentu tidak lagi muda bagi salah satu pionir pendidikan tinggi di Jawa Barat ini. Perjalanan panjang Unpar telah membawanya menempuh dinamika zaman. Dan selama 65 tahun Unpar terus berkembang dan berinovasi menunggang waktu.

Kini, zaman kembali berubah. Perkembangan pesat teknologi digital dan perubahan cara hidup individual dan masyarakat membawa berbagai peluang juga tantangan baru. Melalui sarana digital, interaksi antar individu terjadi semakin aktif dan cepat, bahkan cenderung instan. Jarak semakin dekat, apa yang dulu mustahil didapat kini bisa dicapai hanya dengan sentuhan jari.

Di sisi lain, kemudahan akses di dunia maya juga menciptakan suasana riuh dan kaotis. Tidak bisa dipungkiri bahwa fenomena-fenomena serupa kemunculan berita bohong, ungkapan kebencian, dan lain sebagainya adalah hal negatif yang muncul dengan adanya perkembangan dunia digital yang pesat. Hal ini tentu perlu mendapat perhatian dari kaum intelektual yang memiliki budaya pemikiran kritis untuk berkolaborasi menciptakan budaya digital yang membangun.

Dengan mengangkat tema “Menghidupi Budaya Digital Menuju Keadaban Baru”, Unpar mempertegas kembali perlunya kita bertransformasi mengikuti perubahan-perubahan kebudayaan dalam masyarakat, khususnya di era digital ini. Namun, hal ini tidak lepas dari penguatan nilai-nilai luhur masyarakat lokal dan kebangsaan. Melalui pembudayaan digital yang bersifat positif, komunitas akademik Unpar bersama masyarakat luas akan menyongsong keadaban baru Indonesia dan dunia.

Rangkaian Dies

Perayaan Dies Natalis ke-65 Unpar terdiri dari berbagai mata acara yang diselenggarakan selama dua hari. Rangkaian kegiatan ini memberi wadah bagi komunitas akademik Unpar untuk memperkuat tali silaturahmi baik di dalam maupun di luar Unpar, juga merayakan peran Unpar sebagai institusi pendidikan tinggi di tengah masyarakat Jawa Barat.

Rangkaian kegiatan akan diawali pada Senin, 13 Januari 2020 lewat kegiatan perlombaan yang diikuti oleh para pendidik dan tenaga kependidikan di lingkungan Unpar, bertempat di kawasan Parahyangan Reksa Raga (Pasaga), Cisitu. Sedangkan puncak perayaan akan digelar Jumat, 17 Januari 2020, bertempat di Kampus Unpar di Ciumbuleuit, Bandung. 

Rangkaian acara akan diawali dengan Misa Syukur yang dilanjutkan dengan Orasio Dies. Selepas makan siang, kegiatan dilanjutkan dalam acara kekeluargaan bagi komunitas akademik Unpar. Acara akan diakhiri dengan pentas seni budaya berupa pementasan Wayang Golek yang terbuka bagi masyarakat umum. Pagelaran budaya ini merupakan wujud bakti budaya Unpar sebagai bagian dari masyarakat Tatar Parahyangan. (DAN)