Foto: BPMI Setpres/Laily Rachev

Mendikbudristek Ajak UNPAR Siapkan SDM Unggul

UNPAR.AC.ID, Bandung – Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) Nadiem Anwar Makarim mengucapkan selamat kepada seluruh sivitas akademika, alumni, dan keluarga besar Universitas Katolik Parahyangan (UNPAR) atas hari jadinya yang ke-67. Nadiem berharap, UNPAR dapat terus berkontribusi signifikan menyiapkan sumber daya manusia (SDM) yang unggul.

“Semoga UNPAR terus berkontribusi menghidupkan Pancasila dalam upaya kita bersama menyiapkan SDM unggul untuk Indonesia Maju,” ucap Menteri Nadiem, dalam siaran resminya yang dikutip dari laman Kemdikbud, Kamis (20/1/2022).

Sebagaimana diketahui Mendikbudristek Nadiem Makarim turut hadir mendampingi Presiden RI Joko Widodo pada Dies Natalis ke-67 UNPAR, di Kota Bandung, Senin (17/1/2022) lalu. Turut mendampingi pula Rektor UNPAR Mangadar Situmorang, Ph.D., Sekretaris Kabinet Pramono Agung, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, dan Plt. Wali Kota Bandung Yana Mulyana.

Sejalan dengan pesan yang disampaikan Presiden RI soal MBKM saat Dies Natalis ke-67 UNPAR, Kampus Merdeka harus menjadi gerakan dan budaya. Dia mengatakan, program-program MBKM yang patut diikuti mahasiswa di antaranya Kampus Mengajar, Pertukaran Mahasiswa Merdeka, program-program beasiswa, Magang dan Studi Independen Bersertifikat, dan lain sebagainya.

“Sesuai arahan Bapak Presiden RI, kita perlu mendorong agar mahasiswa mau mencoba berpartisipasi dalam program-program MBKM,” tuturnya.

Menteri Nadiem pun mengajak kampus untuk mengoptimalkan kemerdekaan belajar di lingkungan pendidikan tinggi. Menutup kunjungannya mendampingi Presiden RI di UNPAR, dia kembali mengajak insan pendidikan tinggi untuk serentak bergerak.

“Universitas juga perlu menciptakan program-programnya sendiri di luar kampus. Mahasiswa kita, universitas-universitas kita harus mencari pengalaman di luar agar semakin berkualitas dan sesuai perkembangan zaman. Kita butuh gerakan. Kalau kebijakan saja, saya bisa bikin. Tapi menurut saya yang terpenting adalah bahwa kita perlu jadikan Kampus Merdeka ini sebagai gerakan dan budaya sivitas akademika,” ujarnya. 

Di usianya yang semakin matang, UNPAR pun melihat perubahan era kini dan semangat transformasi keberlanjutan agar tetap relevan dan signifikan dengan dunia pendidikan.

Sebagai penyelenggara pendidikan tinggi yang mengedepankan nilai sejalan dengan Sesanti UNPAR “Bakuning Hyang Mrih Guna Santyaya Bhakti” , UNPAR senantiasa mengambil peran aktif dalam pembangunan karakter dan kualitas SDM Indonesia.

Mewujudkan sistem Kampus Merdeka menjadi tantangan dan peluang tersendiri bagi UNPAR untuk membawa angin perubahan bagi mutu pendidikan tinggi. Dengan rekam jejak yang panjang dan reputasi yang unggul selama 67 tahun, UNPAR dengan spiritualitas dan nilai dasarnya berusaha berkontribusi dalam menyiapkan generasi muda bangsa Indonesia agar siap menghadapi perubahan dan mampu berkontribusi sebagai insan yang berkarakter demi pembangunan Indonesia dan dunia yang lebih baik.

Tidak mudah bagi UNPAR untuk menjalankan transformasi berkelanjutan dan menjadikan diri sebagai perguruan tinggi pilihan dan rujukan. Keinginan agar setiap program studi (prodi) tetap relevan, semakin meaningful dan impactful yang ditunjukkan oleh kualitas lulusan, kualitas dosen, dan kualitas kurikulum. Di sisi lain, persepsi masyarakat serta regulasi tentang pendidikan tinggi kerap pula dinilai sebagai tantangan tersendiri. Oleh karena itu, UNPAR melihat dan menyambut antusias segala tantangan dan peluang dalam dunia pendidikan sebagai transformasi berkelanjutan UNPAR. (Ira Veratika SN-Humkoler UNPAR)