Home / Berita Terkini / Peran Perguruan Tinggi dalam Memperkuat Karakter Kebangsaan
karakter kebangsaan

Peran Perguruan Tinggi dalam Memperkuat Karakter Kebangsaan

Melalui kemajuan teknologi di bidang informasi dan komunikasi, insan muda Indonesia terpapar oleh keberlimpahan informasi yang disebarkan lewat internet dan dengan mudahnya diakses melalui perangkat pintar. Informasi-informasi tersebut tidak hanya berdampak positif, tetapi dapat pula memberi dampak yang negatif.karakter kebangsaan

Ideologi juga paham yang bertentangan dengan pandangan kebangsaan kini mudah merasuk ke pemikiran generasi muda. Bahkan, bila tidak didampingi dengan penalaran kritis, bisa jadi pandangan tersebut mengubah karakter insan tersebut sehingga berakibat tidak baik bagi masyarakat dan bangsa Indonesia.

Oleh karena itu, pembangunan karakter kebangsaan dalam diri generasi muda sangat penting dilakukan, salah satunya adalah melalui proses pendidikan. Hal tersebut sesuai dengan fungsi pendidikan masa kini yang tidak hanya terbatas pada penyebaran dan pengembangan ilmu semata. Pendidikan telah menjadi alat meningkatkan kualitas kemanusiaan seseorang, melalui pengembangan karakter yang baik dan sesuai dengan nilai-nilai kemanusiaan, religiusitas, dan kebangsaan. Sebagai bagian dari pendidikan secara umum, perguruan tinggi pun diharapkan turut serta membangun karakter dalam diri peserta didiknya.

Pentingnya pemberdayaan karakter dalam perguruan tinggi menjadi tema besar dalam Seminar Nasional Asosiasi Badan Penyelenggara Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (ABPPTSI) 2018 yang mengangkat tajuk “Merajut Nilai-Nilai Kebhinekaan dan Kebangsaan dalam Menjaga Keutuhan NKRI Melalui Pemberdayaan Karakter dalam Konteks Pendidikan Tinggi.” Seminar yang merupakan rangkaian dari Pelantikan pengurus ABPPTSI Wilayah Jawa Barat Periode 2018-2022 ini diselenggarakan pada Rabu (11/7) di Harris Hotel and Convention Bandung, dan Universitas Katolik Parahyangan (Unpar) menjadi tuan rumah penyelenggaraan acara tersebut.

Merangkul kaum muda

Pancasila sebagai salah satu dasar kebangsaan Indonesia merupakan landasan bagi karakter manusia Indonesia yang menjunjung tinggi nilai-nilai seperti kemanusiaan, penghargaan atas keberagaman, keadilan, dan sebagainya. Nilai-nilai inilah yang patut dikembangkan dalam kehidupan kampus mahasiswa, salah satunya lewat integrasi Pancasila ke dalam kurikulum perkuliahan, juga melalui kegiatan dan organisasi kemahasiswaan.

Integrasi tersebut kini semakin penting dengan kemunculan problematika kebangsaan seperti radikalisme yang mengancam keutuhan NKRI, seperti yang dikemukakan oleh Deputi VI Bidkoor Kesbang Kemenkopolhukam Arief Poerboyo Moekiyat dalam sesi seminar bertema “Penguatan Karakter Bangsa dalam Konteks Pendidikan Tinggi”. Kekuatan pondasi Pancasila dapat menjadi penangkal bagi paham-paham yang tidak sejalan dengan kepribadian bangsa Indonesia. Oleh karena itu, perlu ada sinergi antara pemerintah dan perguruan tinggi, baik negeri maupun swasta dalam menanamkan Pancasila dalam diri mahasiswa.karakter kebangsaan

Tantangan bagi perguruan tinggi saat ini adalah bagaimana cara merangkul generasi muda yang memiliki pola pikir dan perilaku yang berbeda dengan generasi-generasi terdahulu untuk meresapi Pancasila sebagai bagian dari karakter mereka.

Menyongsong era disrupsi

Tantangan bagi perguruan tinggi swasta tidak hanya datang dari kebutuhan akan pribadi kebangsaan dalam peserta didik, tapi juga perubahan yang terjadi dalam dunia secara global. Dengan percepatan perkembangan teknologi dan dunia maya, maka terjadi era disruptif, saat semua pihak didorong untuk beradaptasi dengan perubahan.

Seperti yang disampaikan oleh Dr Patdono Suwignjo dalam sesi seminar bertema “Strategi Meningkatkan Rangking dan Clustering PTS dalam Peningkatan Kualitas Pendidikan Tinggi Berkarakter di Jawa Barat”, perguruan tinggi swasta diharapkan dapat meningkatkan kualitasnya dengan berpedoman pada standar terbaru sehingga mampu bersaing di era disrupsi. Pendidikan karakter pun tidak lepas dari salah satu standar tersebut, karena manusia yang berkarakter baik mampu untuk menyongsong, bahkan menjadi agen perubahan global.

Perguruan tinggi kini tidak hanya dituntut menjadi laboratorium ilmu, namun juga laboratorium kemanusiaan. Pengembangan karakter sesuai dengan pandangan dan nilai-nilai kebangsaan menjadi semakin penting. Unpar siap berkolaborasi dengan berbagai pihak dalam mewujudkan pendidikan karakter berkebangsaan dalam diri peserta didiknya. Dengan begitu, diharapkan lulusan Unpar menjadi manusia yang humanum, menghargai keberagaman, serta memiliki daya saing maupun kemampuan berkolaborasi dalam menyongsong era global.

 

Sumber: KOMPAS – Griya Ilmu (Selasa, 31 Juli 2018)