Home / Alumni / Mahasiswi Teknik Sipil Raih “The Best Paper Award” di 8th International Conference on Civil and Structural Engineering (CSE)

Mahasiswi Teknik Sipil Raih “The Best Paper Award” di 8th International Conference on Civil and Structural Engineering (CSE)

Pada 3-4 Februari 2018 lalu, diadakan acara 8th Joint International Conference yang diselenggarakan oleh theIRED, Kuala Lumpur. Konferensi ini terdiri dari 5 kategori, yaitu Civil and Structural Engineering (CSE); Economics, Management and Social Study (EMS); Applied Science and Environmental Engineering (ASEE); Computing, Electronics and Electrical Technology (CEET); dan Mechanical, Aeronautical and Production Techniques (MAPT). Peserta yang mengikuti konferensi ini juga berasal dari berbagai negara. Untuk mengikuti konferensi ini, setiap peserta wajib mengirimkan paper. Periode pengiriman dibagi menjadi tiga, yaitu early bird round, late round, dan final round.

Berikut kisah pengalaman Shienny Lilianto, seorang mahasiswi Program Studi Teknik Sipil Universitas Katolik Parahyangan (Unpar) yang berhasil meraih “The Best Paper Award” di 8th International Conference on Civil and Structural Engineering (CSE).

Saya bersama dengan Pak Budijanto Widjaja, Ph.D dosen Teknik Sipil Unpar mengirimkan paper konferensi pada periode late round. Setelah menunggu beberapa hari, ternyata paper kami berhasil lolos. Dari 371 artikel penelitian di periode late round, yang diterima yaitu 224 artikel. Setelah itu, peserta yang paper-nya diterima harus melakukan pendaftaran untuk melakukan presentasi di Kuala Lumpur.

Pada 3 Februari, pukul 13.00 (waktu Malaysia) peserta yang paper-nya sudah diterima diwajibkan melakukan pendaftaran ulang. Lokasi pendaftaran ulang dan konferensi berlangsung di Hotel GTower, Kuala Lumpur. Saat pendaftaran ulang, saya diberi map yang berisi CD proceeding, buku mengenai abstrak setiap peserta yang presentasi, jadwal presentasi, nametag, notes, dan bolpoin.

Pada 4 Februari, acara konferensi pun dimulai. Saya datang pada pukul 08.30 ke Hotel GTower. Saya berkesempatan untuk berkenalan dengan peserta lainnya, yaitu Kyong Min Ro dari Korea dan Eskinder dari Ethiopia. Kami masuk ke ruangan pukul 09.00. Setelah acara pembukaan, setiap peserta harus memasukan file presentasi ke dalam laptop yang telah disediakan. Setelah itu, presentasi dimulai dengan 2 orang terlebih dahulu lalu dilanjutkan foto bersama. Rangkaian acara dilanjutkan dengan presentasi yang dibawakan oleh expert speech Prof. Loo, Huck Soo, dan Prof. Dr. Ching Yern Chee.

Saya mendapat giliran pukul 16.00. Selama menunggu, rasanya susah sekali untuk tidak tegang. Lalu, tibalah giliran saya mempresentasikan paper. Setelah itu acara dilanjutkan dengan presentasi beberapa peserta lagi hingga pukul 17.30. Di penghujung acara, diumumkan setiap kategori best paper pada bidangnya. Lalu, tanpa disangka, untuk bidang CSE, nama saya disebutkan. Saya sangat kaget dan tidak menyangka. Lalu saya maju menerima sertifikat best paper dari Prof. Ching dan sangat berterima kasih.

Saya sangat bahagia karena dapat melewati semua hal yang menakjubkan ini. Dari yang cemas harus ke Malaysia sendirian, takut tidak bisa mempresentasikan dengan baik, takut bahasa Inggris yang pas-pas-an, akhirnya semua dapat terlalui. Saya sangat berterima kasih atas kesempatan yang telah diberikan oleh dosen saya Pak Budijanto Widjaja, Ph.D. Tanpa dukungan dan bantuan beliau, tidak mungkin paper ini bisa menjadi best paper. Untuk itu saya sangat bahagia bisa mendapatkan kesempatan yang sungguh luar biasa ini di akhir masa studi saya sebagai mahasiswi Unpar.