Home / Berita Terkini / LPH UNPAR Adakan Kelas Pengembangan Diri Online Bertajuk “Terasa Dekat Tapi Jauh”

LPH UNPAR Adakan Kelas Pengembangan Diri Online Bertajuk “Terasa Dekat Tapi Jauh”

Pada Jumat (1/5/2020), Lembaga Pengembangan Humaniora Universitas Katolik Parahyangan (LPH Unpar) mengadakan Kelas Pengembangan Diri kedua bertajuk “Terasa Dekat Tapi Jauh”. Kelas difasilitasi oleh konselor LPH Unpar yaitu Ignatia Ria Natalia, Maria T. Puspaningsih, dan YB. Anggono. Adapun tema ini diangkat berdasarkan atas kondisi terkini yang telah kita jalani bersama yakni Self Isolation akibat pandemi COVID-19 yang sudah memasuki bulan ketiga.

Kesepian yang dirasakan sudah pasti apalagi bagi mahasiswa rantau yang masih menetap di Bandung akibat kebijakan pemerintah yang telah dijalankan. Alhasil banyak dampak psikis maupun sosial yang kita hadapi, dari yang ringan sampai berat sekalipun. Meskipun semua dapat dilakukan secara online baik berbincang bersama teman, kuliah tatap muka bersama dosen, bahkan ibadah, tetapi teknologi rupanya belum cukup untuk memuaskan kebutuhan kita untuk bisa dekat secara nyata dengan orang lain. 

Ketika relasi menjadi terbatas, dampak yang dirasakan bagi hampir semua orang adalah stress, kesepian, bingung, jenuh dan bosan, serta kepanikan ketika melihat berbagai berita baik di media sosial maupun televisi. Beberapa hal ini terjadi karena kita sebagai makhluk sosial pasti membutuhkan untuk berkumpul bersama teman-teman untuk sekedar melepas penat dari aktivitas kita di perkuliahan. Namun satu hal yang perlu dipahami, yang kita ubah hanyalah bentuk relasi kita meskipun bagi orang kinestetik hal ini sulit untuk dilakukan. 

Dari Kelas Pengembangan Diri ini terdapat beberapa tips untuk mengatasi rasa kesepian dan kejenuhan. Rasa kesepian dapat diatasi dengan memaksimalkan penggunaan media sosial untuk tetap terhubung bersama teman, selain itu untuk mengatasi kejenuhan kita dapat mencoba hal atau kegiatan baru seperti memasak, craft, makeup, dan olahraga. Association for Applied Sport Psychology (AASP) mengatakan bahwa berolahraga mampu meningkatkan suasana hati, mengurangi stress, meningkatkan rasa percaya diri, dan membantu tidur lebih nyenyak. 

Maka dari itu, kita harus sabar dan mengikuti anjuran pemerintah agar dapat memutus mata rantai COVID-19 dengan #DiRumahAja. Pada waktunya, pandemi ini pasti akan berakhir dan kita dapat merasakan dekatnya berkumpul dan berkuliah secara nyata seperti sedia kala. (JNS/DAN – Divisi Publikasi)