Home / Berita Terkini / Kunjungan UNSW ke Unpar, Bahas Tren “Social Enterpreneurship”

Kunjungan UNSW ke Unpar, Bahas Tren “Social Enterpreneurship”

University of New South Wales (UNSW) Australia melakukan kunjungan ke Universitas Katolik Parahyangan (Unpar), pada Sabtu (20/1). Melalui kolaborasi bersama BINUS, Kantor Internasional dan Kerjasama (KIK) Unpar menyambut kedatangan sejumlah mahasiswa UNSW, bertempat di Operation Room, Gedung Rektorat.

Kunjungan tersebut diadakan dalam program New Colombo Plan (NCP) pemerintah Australia melalui short program yang dikelola oleh BINUS. Dalam hal ini, melalui konsorsium Nationwide University Network in Indonesia (NUNI). Unpar dan BINUS, keduanya merupakan anggota NUNI.

“BINUS pengen (menjalin) kerja sama dalam konsorsium ini (NUNI). Unpar juga anggota. Selama ini belum banyak kegiatan yang dilakukan NUNI (melalui) bilateral program,” kata Ratih Indraswari, S.IP.,MA Kepala Bagian Kerjasama KIK Unpar.

Beliau mengatakan, kunjungan tersebut perdana diadakan. “Kunjungan untuk pertama kalinya. (Melalui) short program (yang dikelola) BINUS. (Juga) NCP Program dari (pemerintah) Australia,” imbuhnya yang ditemui Tim Publikasi pada Selasa (23/1).

Adapun, NUNI merupakan sebuah konsorsium nasional yang berfokus pada kolaborasi strategis antaruniversitas di Indonesia yang bertujuan untuk menciptakan nilai dalam penelitian akademis di bidang student mobility, staff mobility, dan kegiatan penelitian lainnya. NUNI menekankan pada kerja sama strategis antaranggota yang mana setiap universitas memiliki peluang lebih besar dalam menjalin kolaborasi di bidang pendidikan tinggi, tidak bergerak secara mandiri maupun melalui kerja sama bilateral.

This is our first step actually to have student mobility (through NUNI),” ungkap beliau yang akrab disapa Mbak Ratih. Jadi nanti rencananya, kata Mbak Ratih, ketika BINUS menerima mahasiswa asing, akan diajak ke Bandung untuk berkunjung ke Unpar. “Begitupun sebaliknya, ketika Unpar menjadi host university,” jelasnya.

Dilansir dari laman International Office (IO) Unpar, pada April 2017 lalu, BINUS melakukan kunjungan ke Unpar dengan agenda memperkuat jalinan kolaborasi antaranggota NUNI serta memaksimalkan kerja sama dalam bidang student mobility, staff mobility, dan aktivitas-aktivitas penelitian khususnya pada level fakultas. Kedua pihak berharap kerja sama tersebut dapat memberikan dampak yang lebih besar pada bidang akademik.

Dalam kunjungan tersebut, Kepala Bagian Riset dan Pengembangan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kota Cimahi Elivas Simatupang memberikan kuliah tamu mengenai “Social Enterpreneurship”. Bahasan tersebut semakin digandrungi kaum milenial. Semacam menjadi tren kewirausahaan masa kini.

Mahasiswa UNSW yang hadir terdiri dari mahasiswa yang berasal dari latar belakang studi bisnis dan ekonomi, akuntansi, manajemen keuangan, dan lainnya. Tema “Social Enterpreneurship” dirasa cukup relevan untuk dibagikan mengingat Unpar sebelumnya telah menjalin kerja sama dengan BAPPEDA Kota Cimahi terkait kompetensi kewirausahaan sosial.

Unpar sendiri memiliki Pusat Studi UMKM atau Centre of Excellence for Small Medium Enterprise Development (CoE-SMED). Pusat tersebut menjadi wadah bagi sivitas akademika Unpar yang ingin mengembangkan kompetensi dan pengembangan bisnisnya. Pada Februari 2017 lalu, Unpar meresmikan Inkubator Bisnis dan Teknologi yang berada di bawah naungan CoE-SMED. Inkubator tersebut dibuat agar mahasiswa yang sudah memulai bisnis dan usahanya mampu mengembangkan dan mematangkan usaha tersebut.