Ignasius Jonan Bahas Tantangan Transformasi Manajemen di Era Digital

UNPAR.AC.ID, Bandung – Regenerasi merupakan suatu hal yang harus dilakukan apapun situasinya. Pasalnya, perubahan yang terjadi di dunia semakin cepat dan digitalisasi adalah salah satu tantangan yang lebih besar. Dunia telah berubah dan generasi baru pun telah berubah sangat banyak.

Hal tersebut dikemukakan oleh Dr. (H.C.) Ignasius Jonan, S.E., Ak., M.A., CPA., CA. dalam kuliah umum yang bertemakan “Tantangan transformasi manajemen di era digital” pada Jumat (17/3/23) yang diselenggarakan oleh Program Vokasi dan Profesi (PVP) UNPAR secara luring di gedung Pusat Pembelajaran Arntz-Geise (PPAG) UNPAR. 

Jonan mengatakan terdapat beberapa cara untuk mencapai tujuan sebuah organisasi/perusahaan antara lain : 

  1. What the worlds needs
  2. What your company is uniquely good at
  3. How your company can relate economic value
  4. What people at your company are passionate about 

Sekarang sudah waktunya generasi milenial mulai memasuki workforce. Hal ini menjadi sangat penting karena mereka akan bekerja tidak berdasarkan kompetensi saja tapi berdasarkan passion juga,” tutur eks Direktur Utama Kereta Api Indonesia (KAI) itu.

Dia mengatakan sudah banyak yang berubah dari dunia ini begitupun dengan generasi yang telah berubah sangat banyak. Tanpa disadari, tantangan yang dihadapi pun semakin banyak. Setidaknya terdapat tiga hal yang menjadi tantangan dalam transformasi manajemen di era digital yaitu : 

  1. Passion orang yang anda pimpin
  2. Fokus kepada customer bukan hanya competitor
  3. Tantangan dalam manajemen dan sumber daya manusia

“Banyak dari kita yang tidak menyadari akan tantangan tersebut. Ini adalah tantangan manajemen dan sumber daya manusia bukan hanya teknologi,” ucapnya.

Lebih lanjut, mantan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Indonesia itu juga mengatakan bahwa transformasi itu mengubah mindset bukan hanya fisik semata karena jika kita ingin melakukannya tidak dengan mengeluh namun berusaha untuk menjadi contoh. 

“Transformasi itu mengubah mindset, bukan hanya yang secara fisik yang kelihatan. Jika ingin melakukan transformasi jangan mengkritik organisasi/mengeluh tapi perbaiki saja sebisa kita,” ujarnya.

Menurutnya, kunci transformasi digital sendiri adalah memberikan visi baru serta mendorong perubahan di organisasi karena pada dasarnya manajemen itu adalah meyakinkan orang melakukan hal yang tidak ingin menjadi ingin. 

Adapun 8 langkah yang bisa dilakukan untuk transformasi di organisasi yaitu : 

  1. Establishing the urgency
  2. Forming a powerful guiding coalition
  3. Creating a vision
  4. Communicating a vision
  5. Empowering others to create act the vision
  6. Planning for and creating short term visions
  7. Consolidating improvements and producing more change
  8. Institutionalizing new approaches 

“Kunci transformasi digital adalah memberikan visi baru dan mendorong perubahan di organisasi tersebut,” ucap Jonan. (JES-Humkoler UNPAR)

Berita Terkini

Prodi Sarjana Teknik Kimia UNPAR Raih Akreditasi Internasional IABEE

Prodi Sarjana Teknik Kimia UNPAR Raih Akreditasi Internasional IABEE

UNPAR.AC.ID, Bandung – Program Studi (Prodi) Sarjana Teknik Kimia Universitas Katolik Parahyangan berhasil meraih status bertaraf internasional. Status akreditasi internasional (General Accreditation) dari Indonesian Accreditation Board for Engineering Education...

Kontak Media

Divisi Humas & Protokoler

Kantor Pemasaran dan Admisi, Universitas Katolik Parahyangan

Jln. Ciumbuleuit No. 94 Bandung
40141 Jawa Barat

Mar 17, 2023

X