Home / Berita Terkini / KKL Tematik Unpar untuk Citarum Harum

KKL Tematik Unpar untuk Citarum Harum

Pada 20 November 2018 lalu, Universitas Katolik Parahyangan (Unpar) memulai program Kuliah Kerja Lapangan (KKL) di Desa Cangkorah, Kabupaten Bandung Barat. Program KKL diikuti sekitar 100 orang mahasiswa dan dosen dari berbagai program studi yang terbagi atas 4 kelompok keberangkatan.

Tujuan utama KKL adalah untuk mendampingi warga di sekitar Sungai Citarum yang sebelumnya dikenal sebagai “sungai paling tercemar sedunia” ini untuk mengembalikan kondisi sungai menjadi sumber kehidupan.

Tim Gocir (Gerakan oentoek Citarum River) Unpar bekerjasama dengan sejumlah pihak, baik sipil dan militer, berupaya untuk mewujudkan sungai yang bersih dan sehat. KKL kali ini akan berlangsung selama 1 bulan, dan dipusatkan di Sektor 9 Program Citarum Harum.  

Pada upacara pelepasan rombongan pertama, Komandan Sektor 9 Satuan Tugas (Satgas) Citarum Harum Kol. Arief Prayitno memberikan pembekalan mengenai hal-hal yang sudah dilakukan di lapangan, serta mengantisipasi masalah-masalah yang mungkin akan dihadapi para mahasiswa.

Pembekalan juga diberikan oleh Dian Elvia dari Ecovillage dalam pengelolaan sampah, khususnya sampah plastik, serta menerapkan pola hidup “zero waste”. Di lokasi KKL, para mahasiswa berinteraksi dengan warga, selain mengumpulkan materi mengenai kondisi lingkungan dan berbagai potensi sumber daya melalui partisipasi langsung, focus group discussion (FGD) dan wawancara.

Akhir masa KKL di Desa Cangkorah rencananya akan ditutup dengan “Festival Air” di lokasi Sungai Citarum. Acara akan dimeriahkan dengan panggung hiburan, pertunjukan kesenian tradisional oleh warga setempat, bazaar produk-produk olahan warga dan produk-produk kreatif. Agenda-agenda tersebut diharapkan menjadi awal perjalanan Desa Cangkorah kelak menjadi daerah tujuan wisata baru berbasis air.    

Adapun para dosen yang tergabung di dalam tim Gocir Unpar untuk keberangkatan yang pertama adalah Pius Suratman Kartasasmita (selaku koordinator), Sukawarsini Djelantik, Susana Ani Berliyanti, dan Irawan J. Hartono. Selain itu, tim dari Lembaga Pengembangan Humaniora (LPH) Unpar diantaranya Stephanus Djunatan, Andreas Daweng Bolo, dan FX Bambang Subowo.

Diharapkan keterlibatan Unpar pada program Citarum harum melaui KKL tematik ini dapat membawa manfaat bagi warga sekitar Sungai Citarum dan masyarakat Jawa Barat umumnya.