Home / Berita Terkini / Kerja Sama dengan PAI Wujudkan 1000 Aktuaris Indonesia
Aktuaris

Kerja Sama dengan PAI Wujudkan 1000 Aktuaris Indonesia

Matematika sebagai salah satu ilmu formal telah diakui kontribusinya bagi perkembangan ilmu dan teknologi, terutama lewat interaksi dengan bidang ilmu lain seperti ekonomi, teknik, ilmu pengetahuan alam, bahkan ilmu sosial. Matematika berperan penting dalam perkembangan berbagai profesi yang ada di dunia. Salah satunya adalah aktuaris, sebutan bagi mereka yang ahli dalam pengelolaan risiko terkait ketidakpastian pada masa depan.

Jangkauan karier yang luas seperti dalam industri keuangan dan perbankan, asuransi, firma konsultan, lembaga pemerintah seperti Otoritas Jasa Keuangan (OJK) atau Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS), mengharuskan aktuaris memiliki dasar ilmu yang kuat di bidang matematika, statistika, komputasi, keuangan, dan ekonomi. Data dari Persatuan Aktuaris Indonesia (PAI) menunjukkan, hingga tahun 2016, jumlah Aktuaris (atau Fellow of the Society of Actuaries of Indonesia – FSAI) di Indonesia hanya berkisar 235 orang, masih jauh dari jumlah ideal yaitu 1000 orang. Hal ini mendorong OJK untuk mengampanyekan Program Mencetak 1000 Aktuaris Indonesia.

Untuk menjadi aktuaris di Indonesia, seseorang harus menempuh ujian yang diadakan oleh PAI. Saat ini, untuk mendapatkan gelar Ajun Aktuaris (ASAI), calon tersebut harus lulus dalam tujuh mata ujian PAI atau menempuh program penyetaraan (exam mapping) di Perguruan Tinggi yang bekerja sama dengan PAI.

Selain itu, peserta harus mengikuti satu seminar profesionalisme. Sedangkan untuk memperoleh gelar FSAI, seorang Ajun Aktuaris (ASAI) harus menempuh tiga mata ujian tambahan.

Universitas Katolik Parahyangan (Unpar) melalui Program Studi (Prodi) Matematika kini menjadi satu-satunya perguruan tinggi swasta (PTS) di Indonesia yang telah diakui oleh PAI untuk melakukan program penyetaraan. Pada 13 Oktober 2017, telah ditandatangani Perjanjian Kerja sama mengenai Pengembangan dan Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia di Bidang Aktuaria. Perjanjian tersebut ditandatangani Ketua PAI Rianto Ahmadi Djojosugito, FSAI, Ph.D dan Dekan Fakultas Teknologi Informasi dan Sains (FTIS) Dr. Ferry Jaya Permana, ASAI.

Mata kuliah prasyarat

Perjanjian kerja sama yang berlaku hingga tahun 2020 ini antara lain mencakup keberadaan materi studi aktuaria pada perkuliahan di Prodi Matematika yang sesuai dengan kurikulum standar internasional. Sebagai dampaknya, nilai dari beberapa mata kuliah di Prodi Matematika akan diakui sebagai bagian dari persyaratan untuk perolehan gelar ASAI dari PAI.

Ada empat modul ujian ASAI yang dapat disetarakan dengan kelulusan beberapa mata kuliah di Prodi Matematika yaitu A10 Matematika Keuangan, A20 Probabilitas dan Statistika, A50 Metode Statistika, dan A60 Matematika Aktuaria. Prodi Matematika Unpar mendapat kepercayaan dari PAI karena telah memperoleh akreditasi A dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) sejak tahun 2005.

Sementara itu, dalam kurikulumnya, Prodi Matematika Unpar menyediakan pembelajaran di bidang konsentrasi Matematika Industri dan Rekayasa Keuangan yang mencakup Matematika Keuangan dan Matematika Asuransi.

Perjanjian kerja sama dengan PAI mempertegas komitmen Prodi Matematika Unpar untuk memajukan Matematika Aktuaria di Indonesia dan mendukung Program Mencetak 1000 Aktuaris yang dicanangkan oleh OJK.

Mitra internasional

Sebelumnya, Unpar telah menjadi salah satu universitas mitra dalam proyek Risk Management, Economic Sustainability and Actuarial Science Development in Indonesia (READI) yang digagas pemerintah Kanada. Proyek ini bertujuan untuk meningkatkan kuantitas dan kualitas sarjana aktuaria di Indonesia. Proyek READI diimplementasikan lewat pemberian beasiswa bagi mahasiswa Prodi Matematika Unpar mulai Semester Ganjil 2017/2018.

Selain itu, beberapa dosen Prodi Matematika Unpar memperoleh kesempatan mengikuti lokakarya dan studi lanjut bidang Matematika Aktuaria di Universitas Waterloo, Kanada. Prodi Matematika Unpar juga telah menandatangani kerja sama dengan Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) dalam penyediaan beasiswa bagi mahasiswa serta kesempatan magang dan bekerja di berbagai perusahaan asuransi yang tergabung dalam AAJI.

Sumber: KOMPAS – Griya Ilmu (Selasa, 14 November 2017)