Home / Berita Terkini / Introduction to TOEIC: Bekali Mahasiswa dalam Dunia Karier

Introduction to TOEIC: Bekali Mahasiswa dalam Dunia Karier

Program Studi Ilmu Administrasi Bisnis, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Katolik Parahyangan mengadakan kuliah tamu dengan tema “Introduction to TOEIC: Test of English for International Communication” pada Senin (9/9). Kegiatan ini mengundang Teti Sumarni, S.S., M.Si., koordinator dari pengajar Bahasa Inggris LP3i, sebagai narasumber. Kuliah tamu ini merupakan wujud kolaborasi kelas Bahasa Inggris yang diampu Fransiska Anita Subari, S.S., MM. dan kelas Komunikasi Bisnis yang diampu Daniel Hermawan, S.AB., M.Si., MBA.

Lewat kuliah tamu ini, Teti menjelaskan perbedaan antara TOEFL, IELTS, dan TOEIC. TOEFL digunakan dalam seleksi akademik di Amerika Serikat dan sebagian wilayah Eropa, IELTS digunakan dalam seleksi akademik di Inggris, Australia, dan sebagian wilayah Eropa, sementara TOEIC digunakan untuk seleksi karyawan dalam mengukur kemampuan Bahasa Inggris, khususnya dalam konteks bisnis.

TOEFL dan TOEIC adalah dua alat uji kompetensi Bahasa Inggris yang dikeluarkan oleh ETS (Educational Testing Service). Kedua alat uji ini memiliki tujuan yang berbeda. TOEFL adalah alat uji untuk kepentingan akademik, sedangkan TOEIC adalah alat uji untuk keperluan bisnis dan kemampuan berbahasa Inggris dalam kehidupan sehari-hari (Daily English). 

Teti menerangkan bahwa di Indonesia, TOEIC memang kalah populer dibandingkan “sang kakak” TOEFL. Masih banyak perusahaan yang menggunakan TOEFL dalam seleksi karyawan. Padahal di perusahaan berskala internasional, TOEIC-lah yang dipergunakan untuk proses seleksi karyawan karena berisi materi yang lebih relevan dengan dunia karier. 

Dalam kuliah tamu, Mahasiswa mendapatkan gambaran secara detail mengenai setiap bagian dari TOEIC. Secara garis besar, TOEIC dibagi menjadi 2 bagian, yaitu listening dan reading dengan jumlah soal untuk masing-masing bagian 100 butir (total 200 butir soal). 

Di bagian listening, dijelaskan penekanan-penekanan apa yang perlu diperhatikan (misalnya di bagian mana tidak boleh berasumsi dan bagian mana yang harus memilih respon yang tepat untuk suatu statement, dsb), dan distracters yang perlu diwaspadai (seperti kata dengan bunyi yang sama atau pernyataan yang terdengar mirip tetapi berbeda konteks, dsb). 

Di bagian reading, mahasiswa dapat melihat bahwa materi reading adalah materi yang relevan dengan dunia bisnis, yaitu berupa memo, iklan, menu, tagihan, dll. Bagian reading tidak melulu satu artikel untuk beberapa pertanyaan, tetapi bisa 2 atau 3 artikel yang saling berkaitan untuk beberapa pernyataan.

Mahasiswa yang mengikuti kuliah tamu juga mendapat kesempatan untuk mengikuti Free Trial TOEIC dengan sejumlah pertanyaan yang akan ditanyakan dalam TOEIC. Dalam TOEIC, terdapat 2 bagian utama, yakni listening test dan reading test. Diharapkan kuliah tamu ini dapat membekali mahasiswa untuk meningkatkan kompetensi dalam mempersiapkan diri menuju dunia karier. (/DAN)