Home / Berita Utama / Gali Rekam Jejak Alumni, Unpar Kembali Adakan Tracer dan Exit Study

Gali Rekam Jejak Alumni, Unpar Kembali Adakan Tracer dan Exit Study

Tahun 2020 menandai kali keempat Universitas Katolik Parahyangan (Unpar) menggelar Tracer Study Alumni, sekaligus kali pertama diadakannya Exit Study. Riset yang ditujukan bagi alumni program diploma dan sarjana Unpar ini merupakan langkah universitas dalam menggali informasi rekam jejak alumni setelah meninggalkan masa pendidikan tinggi dan terjun ke dunia kerja. Tracer dan exit study diorganisir oleh Biro Kemahasiswaan dan Alumni (BKA) Unpar dengan bantuan pendanaan dari Hibah Kemenristekdikti.

Sebagai bagian dari pertanggungjawaban riset tersebut, Tim Tracer Study Unpar menyelenggarakan Diseminasi Hasil Studi Rekam Jejak Alumni pada Rabu (29/1) di Operation Room, Rektorat Unpar. Kegiatan ini mengundang berbagai pihak, seperti pimpinan universitas, pimpinan fakultas dan program studi, tata usaha fakultas, serta perwakilan dari Ikatan Alumni Unpar (IKA Unpar) dan ikatan alumni fakultas serta program studi.

Rektor Unpar Mangadar Situmorang, Ph.D. yang hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan apresiasi bagi BKA Unpar dan Tim Tracer Study Unpar yang telah menjalankan riset Tracer dan Exit Study. Lebih lanjut, ia menyoroti pentingnya riset serupa sebagai bagian dari evaluasi kinerja universitas, sehingga lulusan dapat berkontribusi secara tepat dalam pengembangan masyarakat. “Hasil ini akan membantu kita untuk merumuskan bagaimana strategi kebijakan, program penyelenggaraan pendidikan tinggi kita di Unpar,” jelas Mangadar.

Hasil studi ini dilakukan bagi dua set responden yang berbeda. Yang pertama adalah lulusan tahun 2017 lewat Tracer Study, sedangkan yang kedua adalah lulusan tahun 2019 melalui Exit Study. Keseluruhan riset dilaksanakan oleh tim yang dikoordinasi oleh Dr. Julius Dharma Lesmono, dengan anggota Gandhi Pawitan Phd, Hanky Fransiscus MT, Alfian Tan MT, serta Dewiyani S.Psi, CGA dari Pusat Karier Unpar. Hasil studi, selain diseminasikan kepada publik melalui kegiatan ini, juga dipublikasikan secara mendetail dalam bentuk buku kepada komunitas akademik Unpar.

Hasil Studi

Berdasarkan hasil Tracer Study yang dirilis dalam acara tersebut, sebanyak 776 alumni atau 35 persen jumlah lulusan tahun 2017 menjadi responden dan mengisi kuisioner tracer study. Umumnya, lulusan Unpar mampu bersaing dengan baik di dunia kerja, dengan jumlah responden yang berhasil mendapat kerja sebelum kelulusan sebanyak lebih dari 42 persen dan rata-rata waktu mendapatkan pekerjaan sekitar 3,4 bulan, sedangkan yang mendapat kerja setelah lulus sekira 47 persen, dengan rata-rata waktu 2,5 bulan. Angka tersebut tercatat stabil bila dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya, tetapi waktunya meningkat. 

Sebanyak 71 persen lulusan bekerja di instansi dan perusahaan milik orang lain, 12 persen berwirausaha, sedangkan sisanya melanjutkan studi atau belum mendapat pekerjaan. Apabila dikaitkan dengan bidang ilmu yang dipelajari, sebagian besar merasa bidang kerja mereka cukup erat kaitannya dengan bidang ilmu yang mereka kuasai. Selain itu, mayoritas responden mengakui pendidikan di Unpar telah memberikan mereka kemampuan untuk menguasai berbagai kompetensi yang penting dalam dunia kerja di tengah masyarakat.

Untuk hasil Exit Study perdana ini, dari 1736 responden yang berasal dari berbagai jenjang kelulusan, lebih dari separuh responden (antara 51 hingga 60 persen) berhasil lulus tepat waktu. Meskipun demikian, hal ini diharapkan menjadi evaluasi bagi kurikulum setiap program studi di setiap jenjang, baik sarjana, magister maupun doktoral. 

Di sisi lain, dalam jenjang sarjana sendiri 80 persen responden mengakui bahwa metode pembelajaran yang dijalankan oleh universitas telah sesuai dengan kebutuhan mereka. Sebagian besar responden lintas jenjang juga mengakui telah menguasai kompetensi-kompetensi yang diberikan melalui proses pembelajaran di Unpar.

Hasil Tracer dan Exit Study ini menunjukkan bahwa lulusan Unpar menunjukkan kualitas yang baik karena didukung oleh proses pembelajaran yang baik pula. Studi ini juga diharapkan dapat mendorong seluruh unit kerja di Unpar untuk meningkatkan layanannya bagi mahasiswa sehingga mampu menghasilkan lulusan yang unggul dan dapat berkontribusi nyata dalam masyarakat. (DAN)