Fakultas Teknik Rayakan Dies Natalis ke-60

Pada Senin (23/11/2020), Fakultas Teknik Universitas Katolik Parahyangan merayakan hari jadinya yang ke-60. Orasio Dies disampaikan oleh Guru Besar Teknik Sipil Unpar, Prof. Robertus Wahyudi Triweko, dengan tema “Pengembangan Pendidikan yang Berpusat pada Manusia dan Teknologi”. 

Acara dihadiri oleh pimpinan Fakultas Teknik, Jurusan Arsitektur dan Jurusan Teknik Sipil secara langsung. Selain itu, acara juga diikuti secara daring oleh para tamu undangan yang terdiri dari anggota komunitas akademik FT Unpar, perwakilan fakultas dan pimpinan Unpar, mahasiswa dan alumni, serta perusahaan dan institusi mitra FT Unpar.

Kegiatan diawali dengan sambutan oleh Ketua Panitia Dies Natalis ke-60 FT Unpar Budianto Widjaja, Ph.D. Lalu, bersambung dengan sambutan Dekan FT Doddi Yudianto, Ph.D., Rektor Unpar Mangadar Situmorang, Ph.D., Pengurus Yayasan yang diwakili oleh Ir. George Widjonarko Tanuwibowo, serta Ketua Ikatan Alumni Arsitektur (IAAU) dan Teknik Sipil (IATS) Unpar. Setelahnya, Dekan FT Unpar menyampaikan laporan perkembangan fakultas.

Dekan FT Unpar Doddi Yudianto, Ph.D. memaparkan berbagai capaian FT Unpar selama setahun terakhir, baik dari segi akademis, kemahasiswaan, maupun pengembangan sarana dan modal insani. Ke depan, banyak hal yang perlu ditingkatkan dalam mencapai target rencana strategis FT Unpar menjadi institusi pendidikan teknik yang unggul serta diakui secara nasional dan internasional.

Pendidikan Teknik Sambut Society 5.0

Perubahan pesat masyarakat yang didorong oleh teknologi digital dan interkonektivitas global telah melampaui Society 4.0 yang saat ini terjadi. Menanggapi hal ini, Prof. Triweko melalui orasinya memberikan pandangan akan kemungkinan-kemungkinan wujud Society 5.0, serta bagaimana pendidikan teknik perlu menyesuaikan diri menghadapi hal tersebut.

Prof. Triweko menjelaskan bahwa masyarakat 5.0, yang akan menyeimbangkan kemajuan ekonomi dengan penyelesaian masalah sosial, akan dipengaruhi oleh situasi nyata suatu negara. Dengan kondisi Indonesia yang masih mengalami ketimpangan demografis, maka pembangunan infrastruktur perlu ditingkatkan dalam menyambut masa depan, yaitu visi Indonesia Emas 2045

Pendidikan tinggi teknik, khususnya dalam pembangunan infrastruktur, tentu perlu terus menyesuaikan standar dan metode pemelajarannya dalam menjawab perubahan tersebut. Unpar perlu menjunjung pembelajaran yang berorientasi pada pengembangan diri manusia secara utuh melalui model pembelajaran yang beragam dan kemerdekaan belajar.

Kegiatan perayaan Dies Natalis ke-60 FT Unpar juga diisi dengan pemberian penghargaan bagi para mahasiswa berprestasi. Mahasiswa-mahasiswi yang mendapat penghargaan adalah mereka yang menunjukkan kualitas akademik yang luar biasa dilihat dari Indeks Prestasi yang diraihnya.

Dirgahayu Fakultas Teknik Unpar!