Home / Berita Terkini / Dukung Konsep Green Industry, Teknik Industri Unpar Tempati Peringkat II Nasional
Dukung Konsep Green Industry, Teknik Industri Unpar Tempati Peringkat II Nasional

Dukung Konsep Green Industry, Teknik Industri Unpar Tempati Peringkat II Nasional

Berubahnya keseimbangan alam mendorong industrialisasi bergerak menuju Green Industry. Green industry sendiri merupakan sebuah konsep penyelarasan pembangunan industri dengan kelestarian fungsi lingkungan hidup. Dalam hal ini, sebuah perusahaan industri berupaya untuk menggunakan sumber daya yang berkelanjutan secara efektif dan efisien.

Salah satu realisasi dari pengembangan konsep green industry yakni melalui penerapan rekayasa kualitas. Rekayasa kualitas dapat diartikan sebagai proses perbaikan kualitas secara terus menerus dalam perancangan produk dan proses. Kegiatan tersebut mencakup seluruh aktivitas pengendalian kualitas dalam setiap fase dari penelitian dan pengembangan produk, perancangan produksi hingga tahap kepuasan konsumen.

Berangkat dari hal di atas, Kompetisi Rekayasa Tingkat Nasional IV antar perguruan tinggi Indonesia diselenggarakan sebagai bentuk kontribusi institusi pendidikan dalam mewujudkan penerapan konsep green industry.  Universitas Katolik Parahyangan (Unpar) mendukung konsep tersebut melalui keikutsertaannya dalam acara tahunan yang diadakan Universitas Trisakti pada 26-28 Oktober 2016 lalu.

Kompetisi bertemakan “Rekayasa Kualitas dalam Mendukung Green Industry” digelar oleh Departemen Teknik Industri Universitas Trisakti yang bekerja sama dengan Badan Kerjasama Teknik Industri (BKSTI). Acara ini bertujuan untuk mempertemukan mahasiswa-mahasiswa Teknik Industri dari seluruh Indonesia untuk berkompetisi mengenai teori dan aplikasi dari ilmu rekayasa kualitas.

Dalam rangkaian kompetisi yang diikuti sebanyak 37 tim yang berasal dari 27 universitas, kedua tim Teknik Industri Unpar dapat terus melaju hingga ke babak final. Pada babak final bentuk kompetisi adalah studi kasus permasalahan yang dihadapi oleh sebuah perusahaan pembuat botol plastik, PT Plasindo Prima. Kelima tim diberikan waktu sebanyak 4 jam dalam persiapan presentasi untuk menyelesaikan masalah yang ada pada PT Plasindo Prima. Hasil penyelesaian masalah akan dipresentasikan di hadapan 6 juri.

Dua tim Unpar yang berjumlah enam orang yaitu Christin Natalia Bintoro (2013610085), Aditya Prakoso (2013610139), Priska Pricilia (2013610142), Stefanus Ivan Laksono (2014610052), Wimara Hardani (2014610167), dan Kadima Lukas (2014610177) berhasil menempati posisi Juara 2 dan Juara Harapan 1.

Diharapkan kompetisi ini dapat meningkatkan kompetensi dan wawasan mahasiswa terhadap rekayasa kualitas dalam mendukung green industry sehingga mahasiswa dapat lebih peduli terhadap tuntutan dalam perkembangan industri Indonesia.