Home / Berita Terkini / Dies Natalis Ke-61 Fakultas Hukum Universitas Katolik Parahyangan
  • Fakultas Hukum Unpar merayakan hari jadinya yang ke-61 dalam acara Dies Natalis pada Senin (16/9)

  • Rektor Unpar Mangadar Situmorang Ph.D. menyampaikan sambutan

  • Orator Dies, Prof. Catharina Dewi Wulansari memaparkan karya ilmiahnya yang mengangkat fenomena Outsourcing

  • Apresiasi fakultas bagi mahasiswa hukum berprestasi lewat pemberian penghargaan

Dies Natalis Ke-61 Fakultas Hukum Universitas Katolik Parahyangan

Pada Senin (16/9), Fakultas Hukum Universitas Katolik Parahyangan (FH Unpar) menggelar Dies Natalis ke-61 di Aula Hukum Gedung 2 Unpar. Perayaan Dies Natalis dihadiri oleh Rektor Unpar Mangadar Situmorang Ph.D, Dekan Hukum Dr. Tristam Pascal Moeliono. S,H., M.H., LL.M, para dosen, serta mahasiswa FH Unpar.

Puncak perayaan Dies ditandai dengan orasi ilmiah yang dibawakan oleh Prof. Dr. Dr. Rr. Catharina Dewi Wulansari, Ph.D., S.H., M.H., S.E., M.M., dengan judul orasi “Outsourcing: Dilema Antara Strategi Peningkatan Profitabilitas dan Tanggung Jawab Sosial.” Pada orasinya, Catharina menuturkan bahwa pemilihan tema ini didasarkan kepada pertimbangan atas semakin berkembangnya praktik Outsourcing di Indonesia. Menurutnya, praktik Outsourcing tersebut dapat mendukung efisiensi dan efektivitas dari suatu perusahaan. Namun di sisi lain, praktik tersebut juga dapat menimbulkan bencana di bidang ketenagakerjaan.

“Hal terpenting bagi sebuah perusahaan adalah bagaimana meraih dan mempertahankan keunggulan bersaing (competitive advantage). Keunggulan bersaing berkaitan dengan kemampuan untuk memformulasikan berbagai strategi dalam mengeksploitasi kesempatan untuk meningkatkan profitabilitas dengan cara memaksimalkan pengembalian investasi,” tutur Catharina dalam orasinya.

Outsourcing merupakan bentuk penyerahaan pekerjaan tertentu suatu perusahaan kepada pihak ketiga yang dilakukan dengan tujuan untuk mengurangi beban perusahaan tersebut. Pelaksanaan sistem outsourcing dapat bertujuan untuk mengembangkan kemitraan usaha. Namun nyatanya terjadi dilema dalam praktik ketenagakerjaan karena peningkatan competitive advantage melalui outsourcing menyebabkan hilangnya tanggung jawab sosial perusahaan karena kewajiban perlindungan terhadap tenaga kerja yang diatur dalam perjanjian kerja menjadi sangat minim.

Menurut Catharina, saat ini praktik Outsourcing di Indonesia berkembang menjadi sangat pesat dan juga sudah diatur di dalam Undang-Undang Ketenagakerjaan. Melihat dari data perkembangan bisnis Outsourcing, bisnis ini mampu untuk membantu menyerap tenaga kerja di Indonesia, hanya saha pengaturan mengenai syarat-syarat pelaksanaannya harus diperjelas dan dipertegas.

“Harapannya, setelah para pihak yang terlibat dalam Outsourcing melakukan berbagai solusi, maka akan terciptalah perusahaan-perusahaan yang memiliki kemampuan bersaing, tanpa harus meninggalkan tanggung jawab sosial bagi para pekerja,” tutur Catharina di akhir orasinya.

Dies Natalis ke-61 Fakultas Hukum Unpar ditutup dengan penampilan tarian dari Lingkup Seni Tradisional (Listra Unpar), Paduan Suara Mahasiswa Hukum, serta pemberian penghargaan kepada orator serta bagi para mahasiswa-mahasiswa berprestasi, baik itu prestasi di bidang akademik, maupun di bidang non-akademik. (YJR/DAN)