Wakil Gubernur Sumatera Utara H. Musa Rajekshah, S.Sos., M.Hum memberikan sambutan dalam penyerahan hadiah pemenang Sayembara Arsitektur USU. Tampak di latar belakang adalah rancangan Mihrab karya Adam Juan Kevin Rinaldy dari Arsitektur Unpar.

Desain Mihrab Mahasiswa Arsitektur UNPAR Raih Juara Dua Sayembara Arsitektur USU

Kualitas karya mahasiswa Universitas Katolik Parahyangan (UNPAR) terus diapresiasi oleh masyarakat Indonesia. Salah satunya adalah hasil rancangan Adam Juan Kevin Rinaldy, mahasiswa Arsitektur UNPAR angkatan 2018. Karyanya berhasil meraih juara kedua dalam Sayembara Desain Mihrab Masjid Al-Musannif yang diselenggarakan oleh Yayasan Haji Anif bersama Unversitas Sumatera Utara (USU) pada 14 April hingga 2 Mei 2021.

Mihrab sendiri merupakan bagian yang penting dan tak terpisahkan dari desain masjid dan musala sebagai tempat beribadah orang beragama Islam. Ceruk atau ruangan kecil ini mengindikasikan arah kiblat saat beribadah, dan berfungsi sebagai tempat Imam memimpin sholat berjamaah. 

Kedudukan mihrab dalam tipologi rumah ibadah menjadikannya lazim didekorasi dengan ornamen geometris, pola linear maupun kaligrafi bermakna Islami. Hal ini mendorong Yayasan Haji Anif sebagai pengelola Masjid Al-Musannif yang mengundang mahasiswa arsitektur Indonesia untuk menyalurkan ide dan gagasan mereka dalam merancang mihrab dengan desain yang representatif dan sarat akan nilai-nilai Islami.

Universal

Dalam testimoninya, Juan mengaku sangat bangga untuk terlibat dalam sayembara ini. “(Ini) menjadi jembatan saya untuk menuangkan karya dalam bentuk Arsitektur bagi manusia sebagai penggunanya nantinya,” ujarnya.

Keikutsertaannya dalam sayembara ini menjadi wadah bagi Juan untuk belajar membaktikan ilmu yang ia peroleh sebagai mahasiswa arsitektur di UNPAR. Hal ini sekaligus menjadi kesempatannya untuk mengaplikasikan arsitektur yang universal. “Tidak terbatas oleh apa etnis kita atau agama kita,” kata Juan, “yang terpenting apa yg bisa kita bagikan ke dunia luar sana.”

Tentu untuk merepresentasikan nilai dan elemen Islam dalam rancangan mihrab menjadi tantangan yang unik baginya. Ia mendapat dukungan dari kawan-kawannya dalam menginterpretasikan ayat-ayat Al-Qur’an, sehingga desain yang disesuaikan dengan tepat.

“Kita percaya bahwa mahasiswa UNPAR semuanya memiliki potensi dan mampu untuk bersaing di luar sana,” ungkap Juan memberi semangat bagi mahasiswa Unpar. Ia mengajak semua mahasiswa untuk terus bermimpi, berkarya dan berprestasi. 

Khususnya bagi mahasiswa arsitektur, ia mengajak teman-teman untuk mencapai tujuan, dan meningkatkan kualitas diri. Lebih lanjut, pentingnya fokus akan visi dan percaya akan proses, serta manajemen waktu, ia tegaskan untuk mencapai pribadi yang lebih baik. “Jangan takut bermimpi, pasti ada jalan,” pungkasnya. (Publikasi UNPAR)