Penerima Beasiswa

Beasiswa

Penghargaan Arindama

Arindama dalam Bahasa Sansekerta mempunyai arti “pemenang; juara”. Penghargaan ini diberikan UNPAR sebagai apresiasi atas capaian prestasi non-akademik mahasiswa-mahasiswi di suatu perlombaan/kejuaraan. Melalui Penghargaan Arindama, UNPAR memberikan insentif kepada mahasiswa-mahasiswi yang berpretasi pada kompetisi tingkat regional, nasional, atau internasional. Penghargaan Arindama dilakukan tiga kali dalam satu tahun dan para mahasiswa-mahasiswi berprestasi ini akan diberikan penghargaan berupa uang tunai melalui transfer ke rekening mahasiswa.

Beasiswa Kriyasadana

Dalam Bahasa Sansekerta, kriyasadana dapat diartikan sebagai prestasi dalam akademik. UNPAR memberikan Beasiswa Kriyasadana sebagai penghargaan atas capaian IPK tertinggi kepada 5 (lima) orang mahasiswa-mahasiswi di masing-masing program studi. Melalui beasiswa ini, UNPAR bermaksud untuk memberi penghargaan atas keberhasilan mahasiswa-mahasiswi di bidang akademik sebagai prestasi akademik tertinggi pada suatu semester.

Beasiswa Santyaya Bhakti

Santyaya Bhakti dalam Bahasa Jawa Kuno (Kawi) berarti terlibat dalam membangun masyarakat dan merawat kehidupan. Dengan semangat ini, UNPAR menyediakan Beasiswa Santyaya Bhakti sebagai apresiasi dan harapan terhadap mahasiswa yang terpilih sebagai pemimpin dalam organisasi kemahasiswaan di lingkungan Universitas Katolik Parahyangan, agar dapat meningkatkan program kerja yang inovatif dan sejalan Tridharma Perguruan Tinggi, serta mengembangkan potensi dan capaian prestasi non-akademik bagi mahasiswa UNPAR. Beasiswa Santyaya Bhakti terbagi dalam dua jenis yaitu:

  • Santyaya Bhakti Kartala
    Beasiswa diberikan untuk mahasiswa-mahasiswi yang terpilih sebagai pemimpin berdasarkan hasil pemilu mahasiswa (Badan Eksekutif Mahasiswa, Senat Mahasiswa, Badan Pemeriksa, Ketua Himpunan Program Studi). Beasiswa ini diberikan saat periode kepengurusan.
  • Santyaya Bhakti Pradipa
    Beasiswa diberikan untuk mahasiswa-mahasiswi yang terpilih sebagai Ketua Unit Kegiatan Mahasiswa pada sidang umum pelantikan Persatuan Mahasiswa yang disahkan oleh Rektor. Beasiswa ini diberikan setelah periode kepengurusan.

Beasiswa Silih Asuh

Silih asuh diambil dari Bahasa Sunda yang mempunyai arti “saling mengasuh, merawat, membina”. UNPAR menyediakan Beasiswa Silih Asuh untuk mahasiswa-mahasiswi aktif yang secara umum memiliki kendala finansial dalam menjalani perkuliahan. Selain itu, beasiswa ini juga diperuntukkan untuk mahasiswa-mahasiswi penyandang disabilitas atau kebutuhan lain (faktor ekonomi dan kesehatan), serta untuk mahasiswa-mahasiswi yatim piatu yang bertempat tinggal di panti asuhan atau panti sosial.
Beasiswa Silih Asuh dimaksudkan untuk memberi kesempatan bagi mahasiswa untuk bisa menyelesaikan pendidikannya di UNPAR, meski di tengah keterbatasan finansial, fisik/kesehatan, atau kendala lainnya.