Bagi Boga, Program Gagasan Mahasiswa UNPAR Distribusi Surplus Pangan Cegah Stunting

UNPAR.AC.ID, Bandung – Mahasiswa Universitas Katolik Parahyangan (UNPAR) Bandung berkolaborasi dengan pelaku usaha, pemerintah, puskesmas, posyandu, dan ibu-ibu kader kesehatan meluncurkan program Bagi Boga pada Senin (10/7/2023) di Aula Kecamatan Cidadap, Kota Bandung. Adapun sasaran penerima manfaat meliputi 3 kelurahan yaitu Ledeng, Hegarmanah, dan Ciumbuleuit. 

Bagi Boga merupakan program yang digagas sebagai upaya dalam mencegah stunting dengan menyalurkan produk pangan berlebih kepada 50 ibu hamil dan ibu menyusui yang memiliki bayi dibawah usia 2 tahun dan berisiko stunting. Distribusi produk pangan tersebut menjadi bentuk kontribusi dan solusi akar rumput untuk mencegah munculnya kasus stunting baru.

Program Bagi Boga sendiri digagas oleh Mahasiswa Berprestasi (Mapres) UNPAR Daphne Andrea, sebagai solusi darurat bagi para ibu dan bayi yang berada di garis kuning ataupun merah yang artinya secara tinggi dan berat badan berada di bawah angka normal. Bagi Boga pun bergerak cepat menyalurkan surplus pangan berlebihan agar tetap layak konsumsi dan bergizi kepada para penerima manfaat untuk menunjang gizi dan kesehatannya. Program ini akhirnya dapat diimplementasi dengan didukung oleh sekelompok mahasiswa UNPAR sejumlah tujuh orang yang ikut turun membuat dampak melalui Bagi Boga.

Tim penggerak program sosial Bagi Boga pun mengapresiasi para pelaku usaha yang bersedia terlibat sehingga surplus makanan yang terkumpul cukup untuk disalurkan kepada 50 ibu penerima manfaat awal dalam bentuk Pemberian Makanan Tambahan (PMT) sebanyak 3 kali dalam seminggu serta pemberian susu, ASI booster, vitamin, dan MPASI serta edukasi gizi rutin setiap penimbangan di posyandu.

Selain itu, program ini juga diakui dapat berjalan dengan dukungan penuh UNPAR serta dinas terkait seperti Dinas Kesehatan dan Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Bandung.

Mengedepankan kolaborasi pentahelix, beberapa pelaku usaha yang turut terlibat menciptakan dampak ini yaitu Hanan Catering, PT Kalbe Farma Tbk (Kalbe), MilkLife, Crystal of The Sea, Central Medica, dan masih banyak lagi.

“Program ini masih terus terbuka bagi para pelaku usaha yang ingin berkontribusi dengan mengirimkan surplus pangan dan produk seperti susu ibu hamil dan MPASI ataupun menunjang operasional melalui sumbangan dana,” ucap Daphne.

Daphne pun berharap, cakupan wilayah dan jumlah penerima manfaat dari program ini semakin meluas dengan dukungan mitra terutama pelaku usaha yang lebih tergerak untuk mewujudkan program Corporate Social Responsibility (CSR)nya terutama dengan menyalurkan surplus pangan agar tidak berakhir dimusnahkan atau menjadi sampah makanan yang semakin hari semakin mengkhawatirkan besarnya. (JES-Humkoler UNPAR)

Berita Terkini

Mengendalikan A.I. di Era A.I.

Mengendalikan A.I. di Era A.I.

UNPAR.AC.ID, Bandung - Hampir semua orang di dunia sudah familiar dengan teknologi Artificial Intelligence (A.I.) pun menggunakannya. Artificial Intelligence atau Kecerdasan Artifisial adalah mesin (komputer) yang memiliki kemampuan untuk berpikir dan bertindak...

Prodi Studi Humanitas UNPAR Terakreditasi Baik BAN PT

Prodi Studi Humanitas UNPAR Terakreditasi Baik BAN PT

https://www.youtube.com/watch?v=tPoNEuVdlLc UNPAR.AC.ID, Bandung – Program Studi Studi Humanitas Universitas Katolik Parahyangan telah memenuhi peringkat akreditasi “Baik” dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) tertanggal 23 Januari 2024. Peringkat...

Kontak Media

Divisi Humas & Protokoler

Kantor Pemasaran dan Admisi, Universitas Katolik Parahyangan

Jln. Ciumbuleuit No. 94 Bandung 40141 Jawa Barat

Jul 14, 2023

X