Home / Berita Terkini / Apresiasi Unpar bagi Keberhasilan Ekspedisi WISSEMU

Apresiasi Unpar bagi Keberhasilan Ekspedisi WISSEMU

Pada Kamis (28/6), Universitas Katolik Parahyangan (Unpar) mengadakan Penyambutan Tim The Women of Indonesia Seven Summit Expedition (WISSEMU) yang baru saja menyelesaikan ekspedisinya menaklukkan Puncak Everest. Dalam acara yang diselenggarakan di Lobby Rektorat Unpar ini, pihak universitas memberikan apresiasi berupa beasiswa pendidikan bagi tim pendaki maupun tim support WISSEMU Mahitala Unpar. Acara dihadiri oleh Rektor Unpar Mangadar Situmorang Ph.D, Rama Fabianus Sebastian, pimpinan universitas, serta perwakilan dari Persatuan Mahasiswa (PM) Unpar dan Mahitala Unpar.

Acara diawali dengan pembacaan riwayat pendakian WISSEMU. Menaklukkan tujuh puncak dunia bukanlah yang yang mudah. Diawali dengan empat orang pendaki penuh semangat yang berhasil mencapai puncak Carstensz Pyramid di Papua (Australasia). Kemudian, menyusul dengan pendakian ke puncak-puncak berikutnya yaitu Elbrus (Eropa), Kilimanjaro (Afrika), Aconcagua (Amerika Selatan), Vinson Massif (Antartika), Denali (Amerika Utara), dan akhirnya Puncak Everest pada 17 Mei lalu.

Tidak lepas dari dukungan

Rektor Unpar Mangadar Situmorang, menyampaikan apresiasinya kepada segenap Tim WISSEMU yang telah mengharumkan nama Unpar dan Indonesia.Unpar mendukung WISSEMU untuk mencapai cita-cita penuh keyakinan. Hal tersebut, menurutnya, juga tidak bisa lepas dari kerja keras dari Tim Support WISSEMU dan Mahitala, juga dari berbagai pihak seperti Tim Indonesia Seven Summits Expedition (ISSEMU), kelompok pecinta alam, dan pihak fakultas serta universitas. “Unpar bangga, Unpar gembira, Unpar senang, dan untuk itu, Unpar mengucapkan terimakasih kepada kedua mahasiswi dan tim Mahitala,” ucapnya.

Berikutnya, Tim Pendaki WISSEMU, Fransiska Dimitri (Dee Dee) dan Mathilda Dwi Lestari (Hilda) menceritakan pengalaman mereka mendaki gunung tertinggi di dunia. Dee Dee dan Hilda menjelaskan bahwa inspirasi dan dukungan dari berbagai pihak mendorong mereka untuk mencapai mimpi bersama, belajar dan berusaha hingga akhirnya menjadi seven summitter perempuan Indonesia pertama. “Yang kita ingin tularkan mungkin semangatnya,” ujar Dee Dee, dengan harapan agar energi mereka dapat menginspirasi bagi orang lain. Hilda menambahkan bahwa inspirasi ini dan keseluruhan pengalaman mereka rencananya akan dituangkan dalam sebuah buku.

Beasiswa dan Pembiayaan Peralatan

Untuk mengapresiasi keberhasilan WISSEMU, Rektor Unpar memberikan beasiswa Program Magister Pascasarjana Unpar kepada tim pendaki dan tim pendukung. Adapun tim pendaki yang terdiri atas Dian Indah Carolina, Fransiska Dimitri dan Mathilda Dwi Lestari mendapatkan pembebasan seluruh biaya studi. Tim pendukung WISSEMU juga mendapatkan beasiswa berupa pembebasan biaya SKS S2 selama maksimal empat semester. Secara lisan, Mangadar juga menjanjikan penyediaan peralatan pendukung pendakian bagi Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Mahitala Unpar yang dapat dipergunakan dalam ekspedisi berikutnya. Surat keputusan pemberian beasiswa diberikan secara langsung kepada para anggota tim pendaki dan anggota tim pendukung WISSEMU.

Dalam kesempatan yang sama, Mahitala Unpar memberikan plakat yang melambangkan tujuh puncak dunia kepada pihak universitas sebagai bentuk ucapan terima kasih atas dukungan universitas dalam keberhasilan ekspedisi tersebut. Acara kemudian ditutup dengan doa syukur yang disampaikan oleh Rama Fabianus Sebastian.