Home / Berita Terkini / Apresiasi Unpar bagi Dosen Berprestasi

Apresiasi Unpar bagi Dosen Berprestasi

Dosen adalah salah satu komponen penting dalam penyelenggaraan pendidikan tinggi. Kualitas dosen tidak hanya dilihat dari perannya sebagai tenaga pengajar semata, namun juga dari kinerja penelitian dan pengabdian yang dilakukan. Hal ini sejalan dengan sesanti Universitas Katolik Parahyangan (Unpar), Bakuning Hyang Mrih Guna Santyaya Bhakti – Menuntut Ilmu untuk Dibaktikan kepada Masyarakat.

Pada kesempatan Perayaan Dies Natalis Unpar ke-63, bertepatan dengan Orasio Dies pada Jumat, 19 Januari lalu, Unpar memberikan apresiasi kepada dosen yang telah menunjukkan prestasi yang baik selama tahun 2017. Prestasi tersebut antara lain terdiri dari penilaian kinerja penelitian dan pengabdian kepada masyarakat serta penilaian terhadap presentasi dan poster hasil penelitian dan pengabdian. Penghargaan diberikan secara langsung oleh pimpinan Unpar kepada para dosen maupun perwakilannya.

Penilaian penelitian dan pengabdian

Penentuan kriteria penilaian penghargaan atas kinerja dosen Unpar dalam karya ilmiah, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat didasarkan pada dua hal, yakni bobot dan skor dari Penilaian Kinerja Penelitian Perguruan Tinggi yang disusun oleh Direktorat P2M, Dirjen DIKTI, dan Kemenristekdiksi RI, serta Skor SINTA (Science and Technology Index). Khusus dalam kinerja penelitian perguruan tinggi, penilaian kinerja dosen dibagi dalam tiga kategori, yaitu terkait sumber dana penelitian, luaran penelitian dalam bentuk publikasi dan presentasi nasional dan internasional, serta revenue generating.

Berdasarkan kriteria tersebut, Unpar memberikan apresiasi kepada lima besar dosen terbaik penelitian dan pengabdian masyarakat. Peringkat pertama diraih oleh Arenst Andreas, S.T., S.Si, M.Sc., Ph.D., dari Program Studi Teknik Kimia, Fakultas Teknologi Industri, disusul oleh Prof. Paulus Pramono Rahardjo, Ir., MSCE., Ph.D. dan Tri Basuki Joewono, Ph.D. di peringkat kedua dan ketiga, keduanya berasal dari Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik. Peringkat keempat dan kelima tingkat Universitas diraih oleh Catharina Badra Nawangpalupi, Ph.D., dosen Teknik Industri, Fakultas Teknologi Industri, serta Yulius Purwadi Hermawan, Drs, M.A., Ph.D. dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik.

Selain di tingkat universitas, Unpar juga mendata dosen terbaik di setiap fakultas. Mereka adalah Dr. Elvy Maria Manurung, S.E., Ak., M.T. (Fakultas Ekonomi), R. Fransiskus Bhanu Viktorahadi, Pr., S.Ag., L.Th. (Fakultas Filsafat), John Anthony Manogari Tobing, SH., LL.M., ACIArb. (Fakultas Hukum), Gandhi Pawitan, Ir., M.Sc., Ph.D. (Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik), Anastasia Caroline Sutandi, Ir., M.T., Ph.D. (Fakultas Teknik), Ratna Frida Susanti, Ph.D. (Fakultas Teknologi Industri) serta Dr. Veronica Sri Moertini, Ir., M.T. (Fakultas Teknologi Informasi dan Sains).

Poster dan presenter penelitian terbaik

Selain menilai dosen dengan kinerja penelitian dan pengabdian terbaik, Unpar memberikan apresiasi kepada para dosen yang terpilih sebagai presenter terbaik dalam Seminar Terpusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, yang diadakan pada 3 November 2017. Presenter terbaik untuk diberikan kepada tiga orang dosen sesuai bidang presentasinya, yaitu Dr. Judith Felicia Pattiwael, Dra., M.T dalam bidang Ekonomi, Ilmu Sosial dan Humaniora, Dr. Maria Theresia Judy Retti Bhawaningrum Witono, Ir., M.App.Sc. dalam bidang Teknologi Industri, dan Budianastas Prastyatama, ST., MT. dalam bidang Sains, Teknologi Informasi dan Arsitektur. Penilaian sendiri dilakukan oleh reviewer dan rekan sejawatnya.

Terakhir, bersamaan dengan kegiatan pameran poster Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat yang penilaiannya diselenggarakan mulai 9 hingga 16 Januari 2016, terpilih tiga dosen dengan poster terbaik berdasarkan tiga kategori. Kategori poster paling informatif jatuh kepada poster karya Dr. Maria Theresia Judy Retti Bhawaningrum Witono, Ir., M.App.Sc. yang berjudul “Produksi Garam Murni (NaCl) dari Garam Rakyat dengan Metode Hidroekstraksi yang Hemat Energi dan Air.” Predikat poster dengan isi yang komprehensif diberikan kepada “Keraton Kasepuhan dan Kanoman Cirebon” yang dirancang oleh Dr. Kamal Abdullah Arif, Ir., M.Eng. Kategori terakhir, poster dengan estetika paling menarik diberikan kepada Anastasia Maurina, S.T., M.T. dengan mengangkat tema “Eksplorasi Struktur Bambu dengan Konstruksi Deployable.”

Melalui apresiasi dalam bentuk pemberian penghargaan, dosen Unpar semakin membuktikan diri dalam karya penelitian dan pengabdian, sehingga berkontribusi lebih dalam kemajuan ilmu pengetahuan dan pembangunan bangsa Indonesia.