• Dok. Mahitala UNPAR

  • Dok. Mahitala UNPAR

  • Dok. Mahitala UNPAR

  • Dok. Mahitala UNPAR

Aksi Tanggap Bencana Semeru, Mahitala UNPAR Distribusikan Bantuan ke Sekolah Darurat

Mahasiswa Parahyangan Pecinta Alam Universitas Katolik Parahyangan (Mahitala UNPAR) menyalurkan sejumlah bantuan bagi korban terdampak erupsi gunung Semeru, di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. Aksi Tanggap Bencana Semeru tersebut berhasil menggalang dana Rp 33.672.994 yang didistribusikan untuk kebutuhan di 9 titik sekolah darurat.

Aksi Tanggap Bencana Semeru telah dilakukan sejak 11 Desember 2021 dan berlangsung hingga 1 Januari 2022. Pendistribusian kebutuhan sekolah darurat dilakukan usai tim Mahitala UNPAR melakukan penggalangan dana bekerja sama dengan berbagai pihak seperti Arei, Kasih Untuk Negeri, dan Gudskul Ekosistem. Sementara untuk pendistribusian bantuan berupa tas sekolah dan alat tulis ke sekolah-sekolah darurat, Mahitala UNPAR bekerja sama dengan Dinas Sosial setempat dan Taruna Siaga Bencana.

Ketua Dewan Pengurus Mahitala UNPAR Fikri Febrianto menuturkan, donasi yang berhasil dihimpun tersebut disalurkan ke SDN 02 Oro-oro Ombo, Pronojiwo dan SDN 02 Sumber Urip serta ke 9 titik sekolah darurat.  Pendistribusian bantuan untuk sejumlah sekolah menggunakan dana dari donasi yang telah terkumpul. 

Adapun bantuan yang disalurkan yaitu 1002 tas beserta paket alat tulis berisikan buku tulis, pulpen, pensil, penghapus, buku gambar, rautan, buku gambar, buku mewarnai, buku cerita. Kemudian glue stick, pensil warna,penggaris, tempat pensil dan lain sebagainya. Sementara sisa donasi yang ada, digunakan untuk biaya operasional saat tanggap bencana.

“Kegiatan ini telah selesai setelah tim lapangan melakukan pendistribusian ke lokasi bencana. Namun, jika ada bencana lain, Mahitala UNPAR akan selalu memaksimalkan potensi yang dimiliki untuk dapat membantu teman-teman yang membutuhkan,” ucap Fikri, dalam keterangan tertulisnya, Jumat (7/1/2022).

Dia pun berharap gerak bersama membantu korban terdampak erupsi gunung Semeru atau bencana lainnya bisa terus dilanjutkan. Mahitala UNPAR, lanjut dia, selalu berkomitmen dalam setiap kegiatan kemanusiaan sejalan dengan Sesanti UNPAR “Bakuning Hyang Mrih Guna Santyaya Bhakti” yang memiliki arti Berdasarkan Ketuhanan Menuntut Ilmu untuk Dibaktikan kepada Masyarakat.

“Semoga usaha yang selama ini kami lakukan dapat berdampak baik dan menghibur para penyintas erupsi Semeru. Selain itu, harapan kami agar rekan-rekan mahasiswa UNPAR kedepannya semakin banyak yang mau berpartisipasi dalam kegiatan kemanusiaan seperti ini sebagaimana yang tertera dalam Sesanti UNPAR,” tutur dia. (Ira Veratika SN-Humkoler UNPAR)