Home / Berita Terkini / ZeroWaste 2019 Tanamkan Gaya Hidup Ramah Lingkungan
  • Suasana bazaar dalam acara ZeroWaste 2019 yang digelar pada Senin (2/9)

  • Booth showcase pencapaian BUT dalam gerakan Unpar Hijau

  • Perwakilan dari World Cleanup Day Jawa Barat memberikan pembahasan di sesi acara talkshow

  • Jajaran tenant thrift shop yang turut memeriahkan acara ZeroWaste 2019

ZeroWaste 2019 Tanamkan Gaya Hidup Ramah Lingkungan

Permasalahan yang timbul dari kerusakan lingkungan berdampak besar pada kehidupan masyarakat. Dewasa ini, marak terlihat masyarakat yang mulai merubah gaya hidupnya sebagai kontribusi hijau untuk membangun dan memperbaiki lingkungan. Perubahan tersebut seringkali tercermin dari hal kecil seperti merubah pilihan makanan yang sustainable, mengganti berbagai macam plastik seperti sedotan, kantong plastik dan sikat gigi plastik dengan sedotan stainless steel, kantong kain ataupun sikat gigi bambu, atau menggunakan kembali pakaian bekas untuk mengurangi limbah pakaian. 

Dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat sekitar dan mahasiswa-mahasiswi universitas untuk meminimalisir produksi sampah, Direktorat Jendral Pengabdian Masyarakat Lembaga Kepresidenan Mahasiswa Universitas Katolik Parahyangan (LKM Unpar) menggelar acara ZeroWaste 2019 pada Senin (2/9/2019) di Selasar PPAG Unpar. 

ZeroWaste merupakan salah satu program fungsional terbaru dari Direktorat Jendral Pengabdian Masyarakat LKM Unpar. Rangkaian acara terdiri dari bazar ramah lingkungan dan talkshow yang membicarakan tentang gaya hidup bebas sampah dan langkah untuk melakukannya dalam keseharian masyarakat khususnya mahasiswa. Acara ini turut dimeriahkan oleh berbagai tenant makanan dan minuman ramah lingkungan dan thrift shop online.

“Melihat fenomena kerusakan lingkungan sekitar dan banyaknya sampah yang tercipta, kami terinspirasi untuk melakukan kegiatan pengabdian masyarakat yang berorientasi lingkungan, sehingga muncullah konsep dari acara ZeroWaste ini,” jawab Karyn Widyarani selaku ketua acara ZeroWaste 2019.

ZeroWaste kali ini melibatkan komunitas penggiat gerakan isu-isu lingkungan di sekitar universitas yaitu Greenate Unpar dan Biro Umum dan Teknik (BUT). BUT memberikan showcase pencapaian mereka dalam gerakan hijau dan bank sampah yang terdapat di Unpar selama acara berlangsung. Selain itu, ZeroWaste 2019 turut berkolaborasi dengan Qlue, sebuah perusahaan start-up yang melakukan pemetaan sampah. Qlue hadir di acara ZeroWaste sebagai perwakilan dari World Cleanup Day Jawa Barat sebagai pembicara talkshow.

“Melihat antusiasme para pengunjung acara dan tenant bazaar, sangat besar harapan kami agar nilai-nilai yang disampaikan saat acara dapat diamalkan dengan baik dan berkelanjutan, dan dengan partisipasi ini kami dapat memberikan dampak yang baik bagi lingkungan di sekitar kita,” harap Karyn. (MGI/DAN)