Home / Berita Terkini / Workshop Asesmen dalam Pembelajaran

Workshop Asesmen dalam Pembelajaran

Pada Kamis (6/7), diadakan kegiatan Workshop Asesmen dalam Pembelajaran oleh Pusat Inovasi Pembelajaran (PIP) Universitas Katolik Parahyangan (Unpar). Kegiatan ini merupakan pelatihan yang diprioritaskan untuk dosen muda Unpar dan tidak tertutup kemungkinan bagi dosen senior untuk turut berpartisipasi. Pelatihan ini mengajak para dosen untuk menjadi lebih professional terutama terkait dalam hal disiplin ilmu. Hal ini menjadi sangat penting agar dosen mampu mengukur kompetensi setiap mahasiswa terutama dalam penerapan kurikulum dewasa ini yang telah berbasis kompetensi.

Pelatihan tersebut berlangsung selama dua hari pada 6-7 Juli 2017 bertempat di Operation Room (Gedung Rektorat Lt. 4) Kampus Unpar Ciumbuleuit. Didapuk sebagai narasumber yaitu  Veronica Tri Prihatmini, MA. Ph.D (Universitas Sanata Dharma)  dan Dr. B. Widharyanta, M.Pd (Universitas Sanata Dharma).

Kepala PIP Agus Sukmana Drs.,M.Sc mengatakan bahwa melalui kegiatan workshop asesmen ini, pihak penyelenggara ingin memperkenalkan beragam metode pembelajaran, baik itu domain kognitif, sikap, dan keterampilan untuk mencapai kompetensi kepada para peserta yang kemudian dapat diterapkan dalam proses belajar mengajar. “Adapun workshop asesmen ini bertujuan untuk memberi  pelatihan kepada para dosen agar mereka mampu memberi dukungan dan memberi penilaian kepada mahasiswa. Bukan hanya dari domain kognitif yang berada di tingkat bawah yaitu pengetahuan, pemahaman,  dan pencapaian IP, namun juga harus mampu mencapai domain sikap dan keterampilan sehingga dosen dapat mengukur sejauh mana ketercapaian kompetensi mahasiswa,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan dapat menerapkan langkah-langkah dalam mengajar yaitu memiliki pemahaman terhadap kurikulum, mengenal bagaimana karakteristik mahasiswa, memahami metode pembelajaran, mengelola suasana kelas, melakukan penilaian pembelajaran dan menggunakan media belajar.

Salah seorang peserta yang merupakan dosen Program Studi Ilmu Hubungan Internasional, Jessica Martha, menyampaikan bahwa kegiatan workshop asesmen ini merupakan sesuatu yang baru dan sangat positif, dan menjadi salah satu wadah untuk mendapatkan pengetahuan bagaimana metode pembelajaran mahasiswa seperti domain cognitive, affective dan psychomotor. “Saya ingin mencapai hal ini (domain kognitif, sikap, dan keterampilan) ketika berlangsungnya proses belajar mengajar, saya juga bukan hanya sekadar menransfer ilmu namun saya juga harus mengasah kemampuan dan keterampilan (mahasiswa),” ungkapnya.

Adapun kegiatan pembelajaran yang diangkat secara garis besar terdiri dari tiga bagian yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran. Peserta juga diperkenalkan dengan taksonomi kompetensi, bagaimana memilih cara dan instrumen yang tepat untuk mengukur ketercapaian kompetensi mahasiswa dan merancang pembelajaran (metoda dan strategi) untuk mencapai kompetensi yang disasar.