Home / Berita Terkini / WISSEMU, Srikandi Indonesia di Tiang Langit Dunia

WISSEMU, Srikandi Indonesia di Tiang Langit Dunia

Kesuksesan dua srikandi Indonesia, Fransiska Dimitri Inkiriwang dan Mathilda Dwi Lestari, dalam menaklukkan Vinson Massif, awal Januari lalu, membawa kebahagiaan bagi seluruh sivitas akademika Universitas Katolik Parahyangan (Unpar), khususnya dari rekan dan keluarga Mahitala Unpar. Hal ini terpancar dari kegiatan penyambutan tim ekspedisi Woman of Indonesia’s Seven Summit Mahitala Unpar (WISSEMU) yang bertajuk “Srikandi Indonesia di Tiang Langit Dunia” pada Sabtu (28/1) lalu.

Suasana hangat dan kekeluargaan mewarnai acara yang berlangsung selama kurang lebih 2 jam. Meski cuaca kurang bersahabat, Plaza PPAG diisi oleh anggota Mahitala, mahasiswa, perwakilan PM Unpar, beserta perwakilan pimpinan universitas. Berbagai instalasi yang menggambarkan tujuh puncak dunia dengan kalimat inspiratif dan memberi semangat turut mewarnai dekorasi Plaza PPAG.

Dalam talkshow, baik Mathilda maupun Dimitri mengungkapkan kunci keberhasilan mereka untuk menyelesaikan ekspedisi. Keduanya mengaku, meskipun telah mengadakan persiapan, pendakian ini bukan hal yang mudah. Adalah komitmen dan determinasi, yang membuat keduanya berhasil bertahan dan menaklukkan puncak tertinggi di Benua Antartika.

WISSEMU adalah ekspedisi yang diorganisir oleh Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Mahitala Unpar. Sebelumnya, Tim WISSEMU telah menyelesaikan empat pendakian di empat lempeng kontinen berbeda, yaitu di Puncak Cartensz (Oceania), Kilimanjaro (Afrika), Elbrus (Eropa), dan terakhir di Aconcagoa (Amerika Selatan). Rencananya, Tim WISSEMU akan menyelesaikan keseluruhan rangkaian ekspedisi, dengan mendaki Puncak Everest (Asia) dan Denali (Amerika Utara) pada pertengahan tahun 2017.