Home / Alumni / Upacara Wisuda II Tahun Akademik 2018-2019

Upacara Wisuda II Tahun Akademik 2018-2019

Universitas Katolik Parahyangan (Unpar) kembali melantik lulusannya dalam Upacara Wisuda II tahun akademik 2018-2019. Sebanyak 1,352 wisudawan dan wisudawati mengikuti proses pelantikan yang berlangsung di Gedung Sasana Budaya Ganesa (Sabuga), pada Sabtu (15/9).

Sidang terbuka ini dipimpin oleh Senat Akademik Unpar, dan dihadiri pula oleh perwakilan Yayasan Unpar, IKA Unpar, segenap sivitas akademika Unpar, para tamu undangan, orang tua wisudawan/-ti, kerabat serta kawan para lulusan.

Secara rinci, pada wisuda kali ini, terdapat 325 lulusan Fakultas Ekonomi, 175 lulusan Fakultas Hukum, 293 lulusan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, 252 lulusan Fakultas Teknik, 26 sarjana Fakultas Filsafat, 224 lulusan Fakultas Teknologi Industri, serta 57 lulusan Fakultas Teknologi Informasi dan Sains. Adapun para lulusan terbagi ke dalam jenjang diploma, sarjana, magister, dan doktor.

Upacara Wisuda dimulai dengan prosesi pembukaan oleh Lingkung Seni Tradisional (Listra) Unpar, yang mengiringi masuknya Senat Akademik, beserta perwakilan dari Persatuan Mahasiswa (PM) Unpar. Paduan Suara Mahasiswa (PSM) Unpar juga turut membawakan sejumlah lagu selama acara berlangsung.

Dalam kata sambutannya, Rektor Unpar Mangadar Situmorang Ph.D mengatakan bahwa peristiwa wisuda ini tidak sekadar menambah jumlah alumni Unpar menjadi 60,958 yang merupakan akumulasi dari 63 tahun usia Unpar. Lebih dari itu, ini adalah bentuk pertanggungjawaban Unpar kepada para mahasiswa, keluarga, masyarakat, dan pemerintah, bahwa Unpar melaksanakan tugas dan kewajibannya sebagai lembaga pendidikan tinggi dengan sangat baik.

“Semoga segala yang baik yang selama ini telah dicapai dapat ditingkatkan. Semoga para wisudawan/-ti maju dan terus berkembang. Dan semoga segala kehendak baik, komitmen, dan dedikasi untuk memajukan Unpar dan memajukan bangsa dan negara mendapatkan pahala dan berkat dari Tuhan yang Maha Esa lagi Maha Pengasih,” ungkap beliau menyampaikan harapannya.

Pada kesempatan tersebut, Janji wisuda disampaikan oleh Mathilda Dwi Lestari, lulusan HI Unpar yang juga merupakan salah satu tim pendaki The Women of Indonesia Seven Summits Mahitala Unpar (WISSEMU).

Muhammad Arifin Dobson, lulusan Fisika Unpar berkesempatan untuk menyampaikan pidato Pamit Wisuda. Arifin yang pernah mewakili Unpar dalam ajang penghargaan Pemilihan Mahasiswa Berprestasi (Pilmapres) 2017, mengajak alumni Unpar untuk bersama menghadap ke masa depan, sebuah kanvas kosong yang baru.

“Saya berharap kita juga tidak lupa, untuk menambahkan pengabdian pada masyarakat, membangun bangsa, dan impian untuk menjadi orang yang bermanfaat pada daftar apa yang harus dikerjakan di masa yang akan datang,” ungkap Arifin yang pernah mengemban tugas sebagai Wakil Presiden Mahasiswa Unpar 2017-2018.

“HIDUP UNPAR! HIDUP BANGSA INDONESIA!,” serunya menutup pidato.

Wisuda tidak hanya menjadi momen akhir dari kehidupan perkuliahan bagi mahasiswa Unpar. Pelantikan ini menandai dimulainya tugas dan tanggung jawab setiap lulusan Unpar untuk mengabdi bagi masyarakat. Karya pengabdian bagi bangsa dan negara menjadi perwujudan Sesanti Unpar, “Bakuning Hyang Mrih Guna Santyaya Bhakti” dalam diri setiap alumnus Unpar.