Home / Berita Terkini / UNPAR Raih Gelar di HNMUN

UNPAR Raih Gelar di HNMUN

Bandung, (PR).-
Indonesia melalui Universitas Katolik Parahyangan (Unpar) Bandung berhasil mencetak sejarah di Asia Tenggara dengan menyabet gelar Outstanding Delegation pada Harvard National Model United Nations (HNMUN) 2009 di Boston, Amerika Serikat, pertengahan Februari lalu. Kekuatan Indonesia masih tersebar di lima universitas perwakilannya sehingga belum bisa meraih The Best Delegation.

HNMUN merupakan simulasi sidang Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang diikuti 3.000 delegasi dari 35 negara dan 190 universitas ternama sedunia. Indonesia diwakili Unpar, Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, Universitas Padjadjaran (Unpad) Bandung, Institut Teknologi Bandung (ITB), dan Universitas Indonesia (UI) Jakarta.

“Seandainya kekuatan setiap universitas disatukan seperti yang dilakukan oleh United of Netherland yang menjadi The Best Delegation, Indonesia bisa meraih The Best Delegation. Dengan Outstanding Delegation saja, kita sudah sejajar dengan Yale University yang biasanya meraih The Best Delegation,” ujar anggota delegasi Unpar dalam HNMUM 2009 Andika Putraditama seusai acara Syukuran Prestasi Mahasiswa Unpar di GSG Unpar, Senin (16/3).

Menurut Andika, performa yang baik dari sisi teoretis ditunjukkan oleh UI. “Tapi pendekatan persuasifnya kurang. Kalau dari ITB, mereka luwes. Tapi karena mereka tidak ada HI (program studi hubungan internasional -red.) sehingga lemah di teori,” katanya.

Pada acara itu, Unpar juga memberikan penghargaan kepada tim Mahasiswa Parahyangan Pencinta Alam (Mahitala) Unpar yang berhasil menaklukkan puncak pegunungan Sudirman di Papua, Januari-Maret 2009 dan mahasiswa Unpar Griselda Raisa Sutanto yang meraih runner-up kedua dalam Best Business English Speaker in Asia di Singapura, 25 Februari lalu.

Rektor Unpar Cecilia Lauw mengungkapkan kebanggaannya atas prestasi mahasiswanya yang mengharumkan nama Kota Bandung, Jawa Barat (Jabar), dan Indonesia. “Outstanding Delegation baru pertama ini diraih oleh Indonesia dalam keikutsertaan Unpar yang ketiga atau sejak 55 tahun HNMUN dilaksanakan. Saya juga kagum dengan rantai kekeluargaan di Mahitala karena dalam ekspedisi ternyata alumni yang juga senior mahitala sangat mendukung,” ujarnya.

Sementara itu, Koordinator Koordinasi Perguruan Tinggi Swasta (Kopertis) Jabar-Banten Abdul Hakim menuturkan, pembinaan ekstrakulikuler sangat strategis dalam mengembangkan kognitif dan afektif mahasiswa sehingga meningkatkan prestasi. “Berdasarkan hasil penelitian yang saya dapat, mahasiswa yang ikut ekstrakulikuler, indeks prestasinya lebih bagus daripada yang tidak ikut,” ujarnya. (A-167)***

 

sumber berita:http://newspaper.pikiran-rakyat.com/prprint.php?mib=beritadetail&id=64681