Home / Berita Terkini / Unpar Movie Awards, Mendukung Restorasi Sungai Citarum
Panitia Unpar Movie Awards yang berasal dari Prodi Magister Ilmu Sosial dan CHUDS berfoto bersama para penerima anugerah dalam sayembara film pendek Citarum pada Senin (30/9)

Unpar Movie Awards, Mendukung Restorasi Sungai Citarum

Sungai Citarum merupakan urat nadi kehidupan Jawa Barat. Terjaganya kelestarian Sungai Citarum menjadi sangat penting dalam mengembangkan masyarakat yang hidup di sepanjang aliran sungai. Oleh karenanya, proses restorasi sungai yang dikembangkan dalam Program Citarum Harum patut mendapat dukungan dari seluruh lapisan masyarakat, termasuk akademisi dan perguruan tinggi.

Universitas Katolik Parahyangan (Unpar) turut mendukung program restorasi Citarum melalui Unpar Movie Awards. Kegiatan sayembara film pendek yang digagas oleh Program Magister Ilmu Sosial – Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (MIS – FISIP) serta Centre for Human Development and Social Justice (CHUDS) ini mengajak para akademisi dan masyarakat umum untuk berpartisipasi mendokumentasikan berbagai sisi Sungai Citarum dalam bentuk film pendek berdurasi 10 hingga 30 menit. Berbagai isu yang dapat ditelaah oleh para peserta diantaranya aspek lingkungan, gender, kesadaran akan kebersihan dan kesehatan, dan sebagainya.

Menutup rangkaian kegiatan, telah diselenggarakan acara “Anugerah Unpar Movie Award 2019 untuk Restorasi Citarum” pada Senin (30/9). Kegiatan yang berlangsung di Mgr. Geise Lecture Theatre (Ruang Audio Visual) FISIP Unpar ini bertujuan untuk memberikan kontribusi terhadap restorasi Citarum melalui perubahan mindset dan perilaku masyarakat menggunakan film sebagai media.

Acara dibuka dengan penjelasan mengenai rangkaian kegiatan Unpar Movie Awards yang telah berlangsung sejak akhir Februari silam melalui video pendekVisit to Citarum River.” Penjelasan disampaikan oleh ketua tim abdimas Unpar Dr. Elvi Maria Manurung. Salah satu bagian dari rangkaian kegiatan adalah diskusi dan technical meeting yang diselenggarakan pada awal bulan Mei 2019. Dalam acara tersebut, turut hadir sutradara film dokumenter kenamaan yaitu Jay Subyakto dan Oscar Motuloh.

Artikel terkait: Berbagi Pengalaman Dalam Membuat Film Dokumenter

Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan oleh Rektor Unpar Mangadar Situmorang, Ph.D., serta perwakilan dari Program Magister Ilmu Sosial (MIS) FISIP Unpar, CHUDS dan Sektor IX Citarum. Puncak acara ditandai dengan pemberian Anugerah Unpar Movie Awards kepada para pemenang sayembara. Anugerah ini dipersembahkan oleh Ibu Atalia Praratya Kamil, istri Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil yang juga alumnus FISIP Unpar.

Film pendek berjudul “Sungai: Masa Lalu & Sekarang” produksi Bumidega dan ITHB berhasil meraih Juara Pertama dalam sayembara ini, disusul oleh film “Cerita Citarum” karya kelas Metlit Akuntansi di peringkat kedua dan “Perempuan Penyintas Citarum” dari SAPA Film sebagai Juara Ketiga. Dua kelompok lain yang berasal dari kelas Metlit Akuntansi juga mendapatkan gelar Juara Harapan, yaitu “Anak Citarum” dan “Angel’s Diary.” Selain memperoleh anugerah, para finalis juga mendapat kesempatan untuk berbagi pengalaman mereka memproduksi film dokumenter Citarum.

Artikel terkait: Atalia Ridwan Kamil Persembahkan Trofi “Citarum Unpar Movie Awards”

Karya film dokumenter menjadi bentuk dukungan dari kalangan sineas dan generasi muda dalam Restorasi Sungai Citarum, dengan meningkatkan kesadaran khalayak akan pentingnya kelestarian sungai bagi alam dan masyarakat sekitar. Film-film dokumenter hasil karya finalis Unpar Movie Awards dapat disaksikan melalui Youtube Channel Unpar Official. (DAN/RMT)