Home / Berita Terkini / Unpar Luncurkan SI AKAD, Portal UnparOne, dan Program Pascadoktoral
  • Wakil Rektor Bidang Akademik Tri Basuki Joewono Ph.D. memukul gong sebagai simbol peluncuran Portal UnparOne, SI AKAD Pengajuan Skripsi, dan Program Pascadoktoral pada Jumat (30/8)

  • Dalam presentasinya, Rektor Unpar Mangadar Situmorang Ph.D. mendorong para dosen untuk memanfaatkan program pascadoktoral untuk mengembangkan diri sebagai akademisi yang profesional

  • Kegiatan yang berlangsung informal dimeriahkan dengan Music Corner para tenaga kependidikan Unpar

Unpar Luncurkan SI AKAD, Portal UnparOne, dan Program Pascadoktoral

Sebagai bagian dari peningkatan layanan pendidikan tinggi, khususnya dari segi pemanfaatan teknologi digital, Universitas Katolik Parahyangan (Unpar) terus melakukan inovasi. Salah satunya dengan meluncurkan sistem portal baru yang kini dikenal sebagai UnparOne, serta Sistem Informasi Akademik (SIAKAD) bagi mahasiswa program sarjana yang akan menyusun skripsi. Keduanya diluncurkan secara bersamaan pada Jumat (30/8)

Dikemas dalam sesi informal berupa Music Corner, komunitas Unpar diajak untuk berkumpul dan berbincang bersama di Lobby Rektorat Unpar Kampus Ciumbuleuit. Pimpinan universitas, dosen, tenaga kependidikan dan mahasiswa memadati ruang lobby sembari menikmati sajian hidangan dan musik. Acara ini dihadiri oleh Rektor Unpar Mangadar Situmorang Ph.D., para Wakil Rektor Unpar, Dekan dari berbagai fakultas, juga pengurus Persatuan Mahasiswa (PM) Unpar.

Berbagai Kemudahan

Portal UnparOne yang dikelola oleh Biro Teknologi Informasi (BTI) Unpar memiliki berbagai perbedaan menarik dibandingkan Portal yang sebelumnya telah ada. Sebelumnya untuk mengakses sistem informasi (SI) akan tetap diminta untuk otentikasi melalui sistem Single-Sign-On (SSO), tetapi sekarang jika sudah terotentikasi maka SI akan langsung dapat diakses dengan catatan user terdaftar di SI tersebut. Dengan kata lain, Portal Unpar bertransformasi menjadi “Sistem Satu Pintu.” Tampilan pengguna atau user interface juga disesuaikan dengan kebutuhan komunitas Unpar saat ini.

Adapun proses Pengajuan Skripsi melalui SIAKAD akan memudahkan mahasiswa tingkat akhir karena seluruh proses dilakukan secara online melalui Portal Mahasiswa Unpar (Student Portal). Pengajuan Skripsi dilakukan dalam beberapa tahap, yaitu pengajuan topik dan rencana pembimbing yang kemudian dilanjutkan dengan pengiriman dokumen pendukung. Mahasiswa kini dapat memantau sejauh mana proses pengajuan skripsi berjalan atau apabila terdapat kendala dalam pengiriman dan kesesuaian dokumen.

Launching Portal UnparOne dan Pengajuan Skripsi melalui SI AKAD ditandai dengan pemukulan gong oleh Wakil Rektor Bidang Akademik Tri Basuki Joewono, Ph.D. didampingi oleh Rektor Unpar dan disambut meriah oleh hadirin.

Program Pascadoktoral

Pada kegiatan yang sama, Unpar juga mensosialisasikan program pascadoktoral bagi dosen-dosen yang telah menyelesaikan program Doktor (S-3). Rektor Unpar Mangadar Situmorang mengungkapkan program ini ditujukan untuk ‘mematangkan’ akademisi Unpar baik menjadi pendidik (scholar) maupun peneliti (researcher). Hal ini akan sangat bermanfaat terutama bagi para dosen memiliki rutinitas yang padat, khususnya terkait dengan kegiatan pengajaran di ruang kuliah dan kegiatan administratif.

Mangadar mendorong para dosen Unpar untuk menempuh program pasca-doktoral ini. “Tujuannya untuk pengembangan diri, kompetensi, reputasi, network secara personal sebagai dosen dan profesional, tetapi juga pengembangan unit dan institusi kita,” jelasnya. Lebih dari itu, masa pascadoktoral mewadahi para akademisi Unpar untuk melakukan riset yang diharapkan dapat berujung pada paten atas temuannya.

Melalui acara informal ini, Mangadar berharap adanya interaksi antar komunitas Unpar. “Kita juga ingin mengisi acara seperti ini dengan informasi ‘baru’,” lanjutnya. Penyampaian informasi dan terjalinnya komunikasi antar pengelola dan masyarakat Unpar akan membawa dampak baik terhadap pengembangan universitas. “Semakin banyak orang yang tahu, tidak hanya sekedar tahu, tapi juga menjadi bagian dari pengelolaan kita.” (DAN)