Home / Berita Terkini / Unpar dalam Pemeringkatan Perguruan Tinggi Nasional

Unpar dalam Pemeringkatan Perguruan Tinggi Nasional

Setiap tahunnya, pemerintah melalui Kementerian Riset dan Teknologi / Badan Riset dan Inovasi Nasional (Ristek/BRIN, dahulu Ristekdikti) mengeluarkan pemeringkatan perguruan tinggi seluruh Indonesia. Penilaian peringkat tersebut didasarkan pada beberapa hal, antara lain kinerja penelitian, pengabdian masyarakat, serta kualitas secara keseluruhan.

Pada pemeringkatan tahun 2019, Universitas Katolik Parahyangan (Unpar) mempertahankan kualitasnya sebagai salah satu perguruan tinggi terbaik di Indonesia. Hal ini terlihat dari posisi Unpar dalam tiga peringkat klaster perguruan tinggi di bidang penelitian, pengabdian kepada masyarakat (PKM) juga klasterisasi secara umum. Dalam tiga pemetaan tersebut, Unpar konsisten berada dalam kelompok 50 perguruan tinggi terbaik se-Indonesia.

Dalam klasterisasi perguruan tinggi non-vokasi yang diumumkan pada pertengahan Agustus 2019, Unpar dikategorikan sebagai perguruan tinggi klaster 2 dengan peringkat 26 dari total 2141 perguruan tinggi yang dievaluasi oleh Ristek/BRIN. Mengutip rilis dalam laman Ristek/BRIN, pemetaan dilakukan dengan mempertimbangkan Kinerja Masukan dengan bobot 40 % yang meliputi kinerja Input (15%) dan Proses (25%), serta Kinerja Luaran dengan bobot 60% yang meliputi Kinerja Output (25%), dan Outcome (35%). Penilaian ini sekaligus menitikberatkan pada hasil yang dicapai oleh perguruan tinggi, sehingga diharapkan mampu mendorong perguruan tinggi dalam memberikan luaran yang lebih berkualitas.

Selain itu, dalam klasterisasi perguruan tinggi berdasarkan kinerja pengabdian kepada masyarakat yang diumumkan pada awal November lalu, Unpar berada pada peringkat 35 serta masuk dalam klaster ‘sangat baik’. Hasil pemeringkatan ini didasari data yang dikumpulkan dari Sistem Informasi Penelitian dan Pengabdian Masyarakat atau Simlitabmas selama 2016 hingga 2018.

Terakhir, baru-baru ini Unpar berhasil menembus klaster ‘Mandiri’ pada pemeringkatan perguruan tinggi berdasarkan kinerja penelitiannya. Unpar menjadi salah satu dari 21 perguruan tinggi seluruh Indonesia yang mencapai prestasi tersebut, dengan menempati posisi di peringkat 43. Pada pemeringkatan sebelumnya, Unpar dikategorikan sebagai perguruan tinggi klaster ‘Utama’. Naiknya peringkat Unpar ini didukung penilaian yang didasari data Simlitabmas 2016-2018 yang diumumkan pada pertengahan November 2019.

Prestasi ini diapresiasi pula oleh Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah IV. “Saya ucapkan selamat, Unpar sekarang klaster penelitiannya sudah masuk klaster mandiri sebagai keunggulan penelitian universitas,” ungkap Prof. Uman Suherman selaku Kepala LLDIKTI IV melalui sambutannya dalam Sidang Senat Terbuka Pengukuhan Guru Besar Teknik Kimia Unpar Prof. Dr. Judy Retti B. Witono pada Senin, 25 November 2019. Tak lupa, LLDIKTI akan memberikan piagam penghargaan bagi Rektor Unpar pada akhir November 2019 atas capaian tersebut.

Hasil pemeringkatan perguruan tinggi menunjukkan konsistensi Unpar dalam mempertahankan kualitas. Tentu kedepan, diharapkan Unpar dapat terus berinovasi di segala lini berkaitan dengan pengelolaan institusi dan proses pembelajarannya. Melalui pengembangan di bidang sistem pembelajaran, penelitian, serta pengabdian masyarakat, Unpar bertekad menjadi institusi pendidikan tinggi yang dapat memberikan dampak positif yang nyata di tengah-tengah masyarakat.