Home / Berita Terkini / Unpar Borong 6 dari 9 Penghargaan Sinar Mas Land Young Architect 2015

Unpar Borong 6 dari 9 Penghargaan Sinar Mas Land Young Architect 2015

Pada bulan Juli hingga November 2015 lalu, perusahaan properti ternama, Sinar Mas Land, bekerjasama dengan Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) mengadakan Sinar Mas Land Young Architect Competition (SMLYAC 2015). Sayembara merancang desain bangunan atau arsitektur tersebut diselenggarakan sebagai wujud apresiasi Sinar Mas Land terhadap arsitektur muda di Indonesia.

Berdasarkan pada Hasil Penjurian Online SMLYAC 2015, telah terpilih lima nominasi dari masing-masing kategori yaitu Kategori Commercial Development, Kategori Residential Development, dan Kategori Resort Masterplan. Adapun bobot penilaian didasari pada tiga elemen meliputi perencanaan dan rancangan arsitektur, rancangan berwawasan hijau, dan pernyataan rancangan.

Melalui sayembara bergengsi ini, Program Studi (Prodi) Ilmu Arsitektur Universitas Katolik Parahyangan (Unpar) ikut berpartisipasi dan delapan kelompok dinyatakan lolos untuk mengikuti Seleksi Tahap II SMLYAC 2015.

Adapun juri profesional yang terlibat diantaranya Ardi Yahya, Tiyok Prasetyoadi, dan Sukendro Sukendar dari IAI Jakarta; Rafael David (Principal Aboday Architect), dan Sofyan Sibarani (Praktisi AECOM). Penilaian SMLYAC 2015 inipun turut menghadirkan juri internasional diantaranya Marcel Padmos (Senior Designer Masterplanning Associate di WATG Incorporation, Singapura) dan Gerald G. Tambis (kini menjadi Technical Advisor di Sinar Mas Land).

Setelah melalui proses penilaian dari para juri yang kompeten, Sinar Mas Land mengumumkan sembilan pemenang di Malam Penganugerahan SMLYAC 2015 pada hari Jumat (4/12) lalu.

Pada Kategori Commercial Development, para nominasi berkesempatan untuk memberikan masukan dan berpartisipasi dalam merencanakan konsep proyek komersiil yang sejalan dengan program Coorporate Social Responsibility (CSR) Sinar Mas Land. Berdasarkan penilaian juri, maka karya mahasiswa Unpar dengan judul “The Origin” meraih Juara 2 yang diwakili oleh Kalvin Widjaja dan Dian Indah.

Untuk Kategori Residential Development, seluruh penghargaan diboyong pulang oleh mahasiswa Unpar. Juara 1 diraih oleh Tim dari Cindy Valeriani dengan judul karya “Arkara @ BSD City”, Juara 2 diraih oleh Tim dari Antonius Richard Rusli dengan judul karya “Amerta”, dan Juara 3 diraih oleh Tim dari Lucky Fachrrurozi dengan judul karya “Bijou Residences”.

“..juri nya sangat kompeten dan kami mendapat feedback yang sangat menarik dari para juri.” terang Antonius R. Rusli, salah satu mahasiswa Prodi Arsitektur Unpar yang selama empat tahun terakhir telah memenangkan beberapa sayembara nasional maupun internasional.

Di penghujung acara, Unpar kembali membuktikan bahwa mahasiswa Prodi Arsitektur Unpar layak menjadi juara. Pada Kategori Resort Masterplan, para nominator dapat memberi kontribusi dan mengikuti segala jenis sumbangsih ide dan pikiran dalam merencanakan konsep dan desain salah satu proyek resort Sinarmas Land. Di dalam kategori ini, mahasiswa Unpar berhasil membawa pulang dua penghargaan. Juara 1 diraih oleh Tim Silvanus A. Saputra dengan judul karya “PARASNUSA – Experience Integrated Lifestyle of Archipelago “ dan Juara 3 diraih oleh Tim Raynaldo Theodore dengan judul karya “Goldsands Beach Resort”.

Malam Penganugerahan yang diselenggarakan di Hall Nusantara 1, International Convention and Exhibition (ICE) BSD City, Tangerang Selatan, Banten tersebut turut menghadirkan seorang bintang tamu, Muhammad Tulus, salah satu alumnus Unpar yang kini menjadi musisi kenamaan di Indonesia.

Penghargaan SMLYAC 2015 yang didominasi oleh mahasiswa Prodi Arsitektur Unpar membuktikan bahwa Unpar memiliki bibit arsitektur muda yang unggul, kompetitif, dan siap untuk membaktikan ilmu bagi kemajuan arsitektur Tanah Air.